Sudah Satu Bulan Kasus Penembakan Pedagang Ayam di Meranjat Belum Terungkap, Ini Penjelasan Kapolres OI - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 18 September 2021

Sudah Satu Bulan Kasus Penembakan Pedagang Ayam di Meranjat Belum Terungkap, Ini Penjelasan Kapolres OI


INDRALAYA,Mj - Satu bulan sejak peristiwa penembakan pedagang ayam di Meranjat, Ogan Ilir, kasus ini belum terungkap. 


Polisi kini masih mengidentifikasi para pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang. 


Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan, polisi terus bekerja namun juga hati-hati dalam mengungkap kasus ini. 


"Kami memerlukan alat bukti yang tajam. Karena sampai dengan saat ini sudah ada yang mengarah, namun itu kalau kita lakukan upaya represif, takutnya terbantahkan," kata Yusantiyo kepada wartawan, Sabtu (18/9/2021). 


"Jadi masih kami lakukan pendalaman lagi. Semoga segera terungkap," ujarnya. 


Berdasarkan keterangan saksi mata di TKP, lanjut Yusantiyo, pelaku berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor matic. 


Satu orang turun dari motor dan menembak satu kali ke arah punggung kiri korban bernama Dedi Kurniawan (30 tahun). 


Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi, namun Yusantiyo menyebut belum tajam ke bukti-bukti yang dicari. 


"Kami masih terus melakukan pendalaman dan memeriksa saksi-saksi, apakah misalnya ada terduga, Mr. X. Kami masih melakukan pendalaman apakah Mr. X ini di waktu itu ada di tempat tersebut (TKP) atau di tempat lain," kata Yusantiyo. 


"Kemudian ada tidak saksi-saksi lain yang menguatkan (tindakan) Mr. X itu," kata dia lagi. 


Sebelum peristiwa penembakan di Meranjat, Polres Ogan Ilir juga mendapat informasi penembakan oleh orang tak dikenal (OTD) di Kertapati, Palembang. 


Ada juga kasus pengancaman dengan menggunakan senjata api di wilayah Banyuasin. 


"Kami sedang menyelidiki apakah ada kaitannya kasus penembakan dan pengancaman di dua lokasi tersebut dengan yang terjadi di Meranjat," terang Yusantiyo.


Seperti diketahui, korban penembakan bernama Dedi Kurniawan (30 tahun) merupakan pedagang ayam potong. 


Beberapa saat sebelum peristiwa penembakan, korban tiba di Pasar Beti, Desa Meranjat, Kecamatan Indralaya Selatan, pada Sabtu (21/8/2021) pagi sekira pukul 06.00.


Saat tiba di pasar, tiba-tiba korban ditembak oleh seorang pria dari arah belakang. 


"Korban ditembak saat posisinya masih di atas sepeda motor," ungkap Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Shisca Agustina. 


Setelah melepaskan satu kali tembakan, pelaku sempat mengancam warga pengunjung pasar agar tak bereaksi. 


Pelaku disebut sempat mengacungkan senjata api, lalu kabur dengan seorang pria lainnya. 


"Menurut saksi mata di TKP, pelaku penembakan lalu kabur dengan seorang rekannya yang menunggu di atas sepeda motor," ungkap Shisca.


Sementara korban sambil mengerang kesakitan, meminta tolong pada rekannya sesama pedagang. 


Warga yang melihat peristiwa tersebut langsung membawa korban ke RSUD Ogan Ilir untuk mendapatkan pertolongan. 


"Korban mengalami luka tembak di punggung kiri hampir tembus ke perut," terang Shisca. 


Kini, korban penembakan telah menjalani operasi pengangkatan peluru dan diperbolehkan pulang.@Red

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here