Warga Desa Sugihan Keluhkan Optimasi Lahan - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 13 Agustus 2021

Warga Desa Sugihan Keluhkan Optimasi Lahan


Muara Enim,MJ -- Puluhan masyarakat warga desa sugihan, kecamatan Rambang kabupaten muara Enim  berkumpul di kantor desa sugihan, untuk menuntut kembali hak masyarakat atas tanah atau lahan yang sudah mereka manfaatkan  menjadi kebun karet dan sawit yang di gusur atau optimasi habis oleh pihak PT. MHP Musi hutan persada berupa lahan tidur dan kebun warga seluas kurang lebih 200ha yang (Jumat, 13/08/21).


warga desa Sugihan dan Pemerintah Setempat akan terus melakukan upaya mencegah dan menghentikan kegiatan pihak PT.MHP supaya tidak meneruskan penggusuran lahan yang selama ini sudah menjadi lahan sumber penghidupan masyarakat desa Sugihan, mengingat sudah kurang lebih 18 tahun menjadi lahan tidur.  


Berdasarkan keterangan warga yang berinisial " La" mengaku sudah memanfaatka n lahan tersebut  dan di garap menjadi kebun karet dan sawit.

"Kami cuma butuh untuk kehidupan sehari hari bukan untuk mengumpul harta, bagaimana nasib keluarga kami kalau sumber penghidupan kami di gusur habis seperti ini" keluh nya dengan pilu.


Ditempat yang sama warga yang berinisial "DL" menuturkan kepada awak media bahwasan nya kegiatan penggusuran ini tanpa koordinasi atau pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak masyarakat.

"Kami sangat terkejut tiba tiba tetangga memberitahu kalau kebun saya sudah rata dengan tanah, dan saya cepat cepat datang kelokasi lahan" jelas nya 


Hal tersebut dibenarkan oleh Kades stempat "jangan kan koordinasi dengan warga, terhadap pemerintah setempat pun tidak ada koordinasi sama sekali tentang penggusuran ini" 


Dalam pertemuan yang di lakukan hari ini, masyarakat mengungkapkan keinginan dan harapan harapan warga terhadap pihak PT.MHP dan juga kepada Pemerintah daerah kabupaten Muara Enim agar kira nya dapat menengahi dan memediasi serta mempertimbangkan nasib warga, mengingat saat ini memasuki bulan agustus yaitu bulan kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang nota Bone nya sudah 76 tahun merdeka, namun pada kenyataan nya masih ada masyarakat di pelosok Negeri ini yang merasa belum merdeka.@Ovie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here