Proyek Jalan Kuang Dalam - Beringin Dalam Di Tender Ulang, Ini Penjelasan ULP Kabupaten Ogan Ilir - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 26 Agustus 2021

Proyek Jalan Kuang Dalam - Beringin Dalam Di Tender Ulang, Ini Penjelasan ULP Kabupaten Ogan Ilir


INDRALAYA, MJ - Pasca masa sanggah yang dinyatakan habis pada hari ini Kamis, 26 Agustus, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bagian  Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa Herywan SE.M,Si menegaskan, Proyek Tender Pemeliharaan Periodik Jalan Kuang Dalam – Beringin Dalam dengan Pagu 3 Milyar, segera akan di tender ulang. 


" Terkait proyek di Dinas PUPR yakni proyek tender jalan Kuang Dalam - Beringin dalam, kita tender ulang, karena belum ada peserta yang memenuhi kualifikasi persyaratan sebagaimana tertera di lamaan aplikasi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)," kata Herywan kepada awak media diruang kerjanya, Kamis (26/08/2021).


Adapun alasan mengapa tender proyek tersebut di tender ulang, Herywan mengatakan hal itu karena tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran, adapun tender ulang sendiri hanya bisa dipilih setelah masa sanggah atau banding selesai. 


Ditanya terkait mengapa proyek tersebut tidak muncul (tayang) di halaman aplikasi LPSE belakangan ini, Herywan nenegaskan itu disebabkan murni karena gangguan dari sistem aplikasi tersebut.


" Untuk saat ini kita menggunakan aplikasi LPSE 4.4 sejak januari lalu,setelah sebelumnya menggunakan aplikasi LPSE 4.3. terkait tidak munculnya proyek tersebut beberapa hari belakangan memang itu murni gangguan pada aplikasi tersebut," jelas Herywan


Diungkapkan Herywan bahkan pihaknya telah menerima informasi dari pusat untuk saat ini telah ada Aplikasi LPSE 4.5 yang mungkin dalam waktu dekat akan segera di gunakan. 


" Sekarang juga sudah ada aplikasi 4.5 akan tetapi ini baru pemberitahuan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah(LKPP) pusat, akan tetapi belum kita terapkan," terangnya. 


Disinggung terkait pemanggilan dirinya oleh komisi III DPRD Ogan Ilir, dirinyapun menyayangkan dan merasa terkejut terkait tudingan yang bersumber dari pemberitaan di media belakangan ini, dan komentar seorang politikus PDIP Amir Hamzah SH yang menuding terdapat pengarahan pemenang lelang kepada pihak tertentu sebagai balas jasa. 


" Kami merasa terkejut juga ketika ada tuduhan yang menyatakan seperti itu, kami merasa sudah bekerja sesuai Perpres no 12 tahun 2021 serta peraturan LKPP," paparnya. 


Heryawanpun menegaskan bahwa peserta pada proyek tender tersebut memang benar- benar tidak memenuhi persyaratan Kualifikasi yang dibutuhkan.


"Dalam prosesnya kemarin ada dua peserta yakni CV HP Arsitek dan CV Dominiko Persada. Kedua CV tersebut gugur di tehnis sehingga dinyatakan tidak dapat lolos ke tahap evaluasi," tegasnya.(red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here