Sahabati Tani, Satuan Binmas Polres Tolikara Berikan Edukasi Pengolahan Kopi - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 04 Juli 2021

Sahabati Tani, Satuan Binmas Polres Tolikara Berikan Edukasi Pengolahan Kopi


KARUBAGA,MJ  - Bertempat di Desa Bandia, Satuan Binmas berikan penyuluhan dan edukasi pengolahan kopi kepada Kelompok Tani, Minggu (4/7).


Kapolres Tolikara AKBP Dr. Y. Takamully, S.H, M.H melalui Kasat Binmas Iptu Widada dalam Program Binmas Noken Polisi Sahabat Tani dan Program Polres Tolikara TERAPI (Tolikara Berempati) memberikan penyuluhan dan mengedukasi kelompok tani Desa Bandia, tata cara perawatan dan pengolahan kopi.


Saat dikonfirmasi, Kasat Binmas Iptu Widada mengatakan bahwa kopi Tolikara merupakan salah satu hasil pangan yang khas dari Kabupaten Tolikara, maka dari itu pihaknya dengan gencar melakukan penyuluhan dan mengedukasi kelompok-kelompok tani cara pengolahan kopi agar menghasilkan kopi yang baik dan berkualitas.


"Pada hari ini, kami berkunjung ke Desa Bandia Distrik Karubaga, dan kami sangat mengapresiasi sambutan yang baik dari kelompok tani Desa Bandia yang dipimpin Bapak Yosim Kogoya. Hal itu menambah semangat kami dalam berbagi ilmu untuk kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Tolikara ini," ucap Iptu Widada.


Ia menambahkan bahwa, dalam rangka program Binmas Noken dan Program TERAPI (Tolikara Berempati), kami membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor dan pada saat ini dalam sektor pertanian yang mungkin terdampak dari pandemi virus Covid-19.


"Kami pada saat ini memberikan penyuluhan dan edukasi mengenai tata cara merawat tanaman kopi dengan baik hingga pada cara pengolahan kopi yang baik, sebelum panen hingga pasca panen guna menghasilkan kopi Tolikara yang berkualitas baik dan dapat nilai jual yang tinggi sehingga dapat dikenal oleh banyak kalangan dikarenakan rasa dan aromanya yang khas. Kami juga berterima kasih kepada kelompok tani Desa Bandia yang sudah antusias hadir mendengarkan penyuluhan dan edukasi dari kami," ucap Iptu Widada.


"Kami harap ilmu yang telah kami beri dapat menjadi pengalaman baru dalam pengolahan kopi dari pembibitan hingga pasca panen, ilmu ini diharapkan dapat menginspirasi kelompok tani lain agar dapat mengikuti tren positif ini," tutup Kasat Binmas Iptu Widada.#Hs

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here