Para Pengendara dari Sumatera Yang Mau Ke Pulau Jawa, Ini Panduan Lengkap Perjalanan Selama PPKM Darurat Jawa-Bali - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 07 Juli 2021

Para Pengendara dari Sumatera Yang Mau Ke Pulau Jawa, Ini Panduan Lengkap Perjalanan Selama PPKM Darurat Jawa-Bali


INDRALAYA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali mulai tanggal 3 hingga 20 Juli mendatang, membuat sejumlah titik akses dari dan menuju Jawa, dilakukan penyekatan.


Seperti dilakukan oleh Polres Ogan Ilir, Polda Sumatera Selatan.


Sejak 6 Juli lalu, petugas melakukan penyekatan di Gerbang Tol Kramasan, akses melewati Tol Kayuagung-Palembang.

Puluhan kendaraan telah diminta untuk putar balik oleh petugas karena tak membawa dokumen persyaratan perjalanan selama PPKM Darurat Jawa-Bali.


Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy,SH menjelaskan, bahwa ada dua dokumen utama yang harus dibawa pengendara untuk menuju Pulau Jawa.

"Dokumen utama yang harus dibawa yakni sertifikat vaksinasi dan surat rapid test atau swab test," jelas Yusantiyo kepada matajurnalis.com, Rabu (7/7/2021) melalui Humas polres Ogan Ilir Iptu Haris.

Selanjutnya, untuk sertifikat vaksinasi minimal dapat menunjukkan bukti vaksin pertama.

Sementara surat hasil nonreaktif rapid test antigen berlaku maksimal 1×24 jam.

Atau surat negatif swab test yang berlaku maksimal 2x24 jam setelah dikeluarkan.

"Tidak ada toleransi. Bagi yang tidak membawa dua dokumen tersebut, kami putar balik," tegas Kapolres.

Pria yang pernah menjabat Kasat Lantas Polrestabes Palembang ini menerangkan, penyekatan selama PPKM Darurat di Jawa-Bali juga dilakukan di titik-titik lain khususnya di Lampung, provinsi di Sumatera yang paling dekat dengan Pulau Jawa.

Sehingga penyekatan di Gerbang Tol Kramasan, tak ubahnya penyekatan di Pelabuhan Bakauheni di Lampung.

"Jadi masyarakat yang hendak melewati Gerbang Tol Kramasan namun tidak melengkapi dua dokumen perjalanan tersebut, silakan putar balik. Karena di Bakauheni juga pasti diperiksa," jelas Kapolres.


Hingga hari kedua penyekatan di Gerbang Tol Kramasan, sebanyak 88 kendaraan baik minibus, bus hingga truk muatan diminta putra balik karena tak melengkapi dokumen perjalanan

Sembari melakukan penyekatan, petugas juga menyosialisasikan panduan perjalanan selama PPKM Darurat di Jawa-Bali.

Dan juga protokol kesehatan kepada setiap pengendara yang melintas.

"Walaupun di dalam kendaraan, tetap menerapkan protokol kesehatan. Jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan," pesan Kapolres Ogan Ilir. Red

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here