Kartu BPJS Kesehatan Banyak Non Aktif, Ini Penjelasan Wabup OI H Ardhani SH MH - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 17 Juli 2021

Kartu BPJS Kesehatan Banyak Non Aktif, Ini Penjelasan Wabup OI H Ardhani SH MH


INDRALAYA, MJ – Menanggapi banyaknya laporan terkait tidak aktifnya kartu KIS BPJS Kesehatan yang di gunakan masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir (OI) ,  Wakil Bupati OI H Ardani S.H,M.H mengatakan, hal tersebut di sebabkan karena kartu keluarga (KK) penerima tidak online, tidak termasuk dalam Data Terpatu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan penerima melakukan pindah alamat atau mutasi.


Pernyataan itu disampaikan Wabup H Ardani kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Indralaya, Jumat(16/07/2021).


Dijelaskan H Ardani bahwasannya dirinya telah memanggil Kepala dinas Sosial dan Kepala Dinas Kesehatan terkait adanya konfirmasi awak media mengenai adanya kartu BPJS Kesehatan warga tidak mampu yang banyak non aktif, jadi bagi masyarakat yang Kartu Indonesia Sehat (KIS) Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS)nya yang non aktif dapat mengusulkan kembali ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten OI.


“ Ya, kita sudah meminta keterangan Kadinsos dan kadinkes, Bagi masyarakat yang kartu BPJS kesehatannya tidak aktif dapat mengajukan kembali ke Dinkes dengan meminta rekomendasi terlebih dahulu dari Dinas Sosial,” terang Ardani kepada awak media.


Ketika di singgung awak media terkait apakah dana anggaran KIS BPJS PBI APBD Kabupaten tidak di bayarkan, dirinya mengatakan hal tersebut juga tidak menutup kemungkinan, namun dirinya mengatakan dana tersebut dapat di tutupi dengan dana talangan.


“Seperti tahun kemarin Pemkab bemberikan dana talangan dengan jumlah di atas 1 Miliar lebih untuk BPJS KIS Ini, dan bisa jadi kali inipun dana tersebut belum di bayarkan, dan solusi yang kita berikan yakni memberikan dana talangan bisa dari APBN atau dar APBD kita. Mengingat BPJS KIS Ini adalah Kartu kesehatan bagi Masyarakat kurang mampu yang di biayai APBD dan APBN,” terang Ardani.


Sebelumnya kejadian yang sungguh sangat miris dialami Muhamad (54) warga Desa Kandis 1 Kecamatan Kandis, kabupaten Ogan Ilir. Ketika dirinya hendak berobat di Puskesmas terdekat, dirinya tidak dapat menggunakan KIS yang ia miliki. Ternyata Kartu KIS yang di keluarkan oleh ( BPJS) Kesehatan dinyatakan non aktif.


Tidak aktifnya kartu KIS BPJS Kesehatan membuat dirinya panik, dikarenakan selama ia mendapat kartu KIS BPJS Kesehatan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir Aktif, namun ketika hendak digunakan saat berobat dua minggu lalu, Kartu tersebut non aktif.


” Iya, aku bingung karna kartu yang saya gunakan selama ini tiba-tiba tidak aktif, padahal selama ini saya selalu menggunakanya untuk berobat,” ungkap Muhamad, beberapa minggu lalu


Sementara Hj Sri Derma SKM kepala Puskesmas Kandis membenarkan bahwa ada warga yang berobat kartu KIS BPJS nya tidak aktif, akan tetapi pihak puskesmas menyarankan untuk warga yang memiliki kartu KIS BPJS tidak aktif untuk segera mendatangi pihak BPJS dan pihaknya tetap melayani warga dengan menggunakan KTP dan KK.


” Ya, memang ada kartu KIS BPJS kesehatan warga yang tidak aktif, akan tetapi kita sarankan untuk datang kekantor BPJS, dan bagi warga yang tidak mampu tidak memiliki kartu KIS BPJS kita tetap layani dengan menggunakan KTP dan KK dan merujuk mereka ke RSUD Tanjung Senai Ogan Ilir,” ujarnya via whatsApp.#Aza

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here