PLTU Sumsel Satu Membentuk Jaringan Pencegahan Covid-19 - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 14 Juni 2021

PLTU Sumsel Satu Membentuk Jaringan Pencegahan Covid-19


MUARA ENIM,Tanjung Menang,MJ --Wabah Covid -19 kini sudah melanda seluruh dunia dan menjadi Prioritas bagi setiap perusahaan untuk melakukan protokol pencegahan Covid-19 secara normal, Salah satu proyek Nasional PLTU Sumsel-1 yang berlokasi di Desa Tanjung Menang  Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan,"ikuti melakukan Protokol kesehatan dalam kegiatan operasional perusahaan dengan  tetap siap siaga dengan kewaspadaan yang tinggi, Pengendalian dan pencegahan yang tidak boleh santai, standar pencegahan yang tidak boleh diturunkan, hari demi hari selalu memantau data pencegahan covid terbaru, memperkertat akses keluar masuk dan menjamin sterilisasi lokasi, melakukan pengecekan suhu tubuh secara berkala bagi setiap orang-orang yang memasuki lokasi, memperhatikan kesehatan karyawan dan tindakan lainnya, untuk selalu menjamin keselamatan dan kesehatan semua karyawan.


Menurut  Mr.Majun sebagai supervisor company cultural di PLTU Sumsel-1 mengatakan kepada awak media," Semua pihak yang terlibat dalam proyek harus membentuk organisasi manajemen proyek yang berinterintegrasi untuk pencegahan pandemi, membentuk jaringan pencegahan pandemi tingkat tiga, menerapkan manajemen jaringan di berbagai daerah dan melaksanakan tanggung jawab di berbagai tingkat yang berbeda. Berdasarkan evaluasi perkembangan pandemi yang ada, terus meningkatkan dan menyatukan manajemen pencegahan pandemi ini dengan sistem serta langkah-langkah pengendalian pencegahan proyek, menetapkan pencegahan pandemi dan mekanisme rapat koordinasi secara mingguan, dan segera menyelidiki maupun memperbaiki masalah dalam pekerjaan pencegahan pandemi pada proyek untuk memastikan bahwa tindakan pencegahan dan pengendalian pandemi masih tersedia. 


"Tetap mengkontrol ketat akses keluar masuk di lokasi, dan patuhi prinsip pengelolaan dengan mengkontrol rutin "Swab test + isolasi 14 hari" untuk pendatang baru, guna memastikan keselamatan semua karyawan di lokasi. Sejauh ini, jumlah total swab test telah mencapai hampir 2.000.  Dalam situasi normal, kami berkomunikasi dengan desa dan kota sekitar serta karyawan Indonesia untuk terus melaksanakan isolasi proyek, mengatur rotasi libur staf secara tertib, dan memperoleh dukungan dari pemerintah daerah dan pegawai Indonesia untuk selalu taat akan tata tertib, Demi kemajuan konstruksi proyek, Untuk memastikan karantina di lokasi, proyek memiliki 120 ruang karantina termasuk area karantina di Prabumulih, area karantina di luar pabrik dan area karantina di dalam pabrik, yang dapat memenuhi kebutuhan isolasi sebanyak hampir 200 orang di pabrik dalam waktu yang sama,Senin(14/06/2021).


Lanjut Majun," Proyek ini mengambil pedoman kerja "Menstabilkan Hati dan Menjadi Lokal". Telah mengadakan beberapa Rapat karyawan dan melaksanakan kegiatan simpati bagi anggota keluarga karyawan untuk menyelesaikan masalah pekerjaan dan kehidupannya, sehingga karyawan dapat mengabdikan diri untuk pembangunan proyek, Untuk memastikan masuknya personel karyawan baru, perusahaan telah berkoordinator eksternal secara aktif berkomunikasi dengan instansi pemerintah daerah, desa sekitar yang bertanggung jawab dan organisasi serikat pekerja, mencari pemahaman serta dukungan, dan memberikan bantuan kepada daerah sekitarnya sesuai kemampuan.


 Proyek ini menganut prinsip "pemantauan lanjutan, pertukaran informasi, pencegahan dan pengendalian bersama, serta peduli pandemi bersama", secara aktif menghubungkan jaringan pencegahan pandemi dari proyek PLTU Sumsel-1 dengan jaringan pencegahan pandemi di desa-desa sekitarnya, dan bersama-sama membentuk jaringan pencegahan dan pengendalian epidemi bersama. Langkah-langkah seperti mengumpulkan informasi pencegahan pandemi, membangun mekanisme berbagi, mempelajari tindakan pencegahan dan pengendalian, memperkuat koordinasi dan publisitas eksternal, dan membantu dalam hubungan relasi dalam pencegahan pandemi, akan menggerakkan pencegahan dan kontrol manajemen ke depan.


Sejak wabah pandemi, lokasi proyek telah menerapkan sikap "hidup dan mati di negara ini, dan kita dapat menghindari keberuntungan" dan "kebutuhan memerangi pandemi adalah kebutuhan perusahaan" untuk membantu penduduk setempat memerangi pandemi sebanyak mungkin. Aktif menghubungi berbagai Channel Supplier untuk pembelian material anti pandemi seperti termometer alat pengukur suhu badan, handsanitizer, masker, container, mie instan dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Sampai saat ini telah melakukan bantuan sebanyak 6 kali untuk daerah sekitarnya, dana Total 250.000 masker medis, handsanitizer dan disinfektan telah disumbangkan. Masing-masing lebih dari 1.000 liter, dan beberapa bahan pencegahan pandemi lainnya serta bahan hidup lainnya, yang telah membawa lebih banyak harapan dan motivasi untuk pencegahan pandemi Covid-19,"Pungkasnya.

(Tn/APS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here