Mulyanto, SH : Menuju Kabupaten Tegal Bangkit dari Covid-19 Paradigmanya Harus Berubah, Begini Penjelasannya - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 30 Juni 2021

Mulyanto, SH : Menuju Kabupaten Tegal Bangkit dari Covid-19 Paradigmanya Harus Berubah, Begini Penjelasannya


TEGAL,MJ  - Kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal meningkat, berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tegal untuk memutus penyebaran Covid-19 salah satunya melalui Gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19 yang di canangkan pada Rabu (9/6) beberapa waktu lalu.


Penutupan sementara pun dilakukan Pemerintah Kabupaten Tegal mulai tempat wisata, fasilitas umum dan juga tempat-tempat lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. Tak hanya itu, mulai 10 Juni kegiatan hajatan juga dilarang.


Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Tegal Nomor 443.5/B.848 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19.


Kades Dermasuci Kecamatan Pangkah Mulyanto, SH kepada wartawan, Rabu (30/6/2021) mengatakan "Dirinya sangat mendukung dengan Gerakan Kabupaten Tegal Melawan Covid-19 yang di canangkan Pemerintah Kabupaten Tegal.


Menurut pendapatnya, Untuk menuju Kabupaten Tegal Bangkit dari Covid-19 paradigmanya harus berubah, "ujar Mulyanto, SH.


"Hari ini penyebaran virus sudah tidak bisa diprediksi asal dan arah penyebarannya, sudah tidak bisa dengan perlakuan pembatasan saja, tapi harus lebih fokus membangun "Aura Positif", aura penuh semangat untuk bangkit dari keterpurukan, "jelas Kades.


Selain itu, Lanjut Mulyanto, SH tindakan harus lebih kongkrit, antara lain :

1. Yang sakit tangani, rawat sembuhkan (baik ditangani di rumah, puskesmas, atau rumah sakit).

2. Yang sehat, perkuat imun dengan asupan makanan yang cukup dan berupaya selalu gembira.

3. Sakit, Sembuh, siap-siap jadi donor darah konvalesen (donor plasma).

4. Tebarkan informasi tentang bagaimana pencegahan dan penyembuhan mandiri.

5. Kurangi was-was di tengah masyarakat dengan tidak berlebihan menyikapi pandemi Covid-19.

6. Hilangkan bentuk ancaman, tekanan, dan pembatasan agar masyarakat secara emosional lebih bahagia sehingga imun tubuh meningkat.

7. Kurangi kegiatan basa basi dan seremonial apalagi selfie, fokus untuk penanganan kejadian di masyarakat.

8. Kurangi berita negatif perbanyak berita positif, berita sehat kembali dll yang membangun sikap optimis dan menumbuhkan kepercayaan diri.

9. Ikhlas dan berserah diri kepadaNYA, semua dariNYA dan akan kembali pada NYA.

10. Tetap semangat, dan jangan lupa perbanyak amal ibadah, " ungkap Kades Dermasuci Mulyanto, SH.# Hs

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here