Petugas Satlantas Polres Ogan Ilir mengevakuasi korban kecelakaan di kilometer 9 jalan lintas Indralaya-Prabumulih, tepatnya di Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 15 Mei 2021

Petugas Satlantas Polres Ogan Ilir mengevakuasi korban kecelakaan di kilometer 9 jalan lintas Indralaya-Prabumulih, tepatnya di Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara


INDRALAYA,MJ - Sebuah kecelakaan melibatkan dua unit kendaraan, terjadi di jalan lintas Indralaya-Prabumulih tepatnya di Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, pada Sabtu (15/5/2021) pagi sekira pukul 08.45.


Menurut keterangan polisi, kecelakaan berawal saat sebuah sepeda motor Yamaha Fino dengan pelat nomor BG 4920 CN, melaju dari arah Prabumulih menuju Indralaya.

Saat melintas di kilometer 9 tepatnya di wilayah Desa Lorok, motor yang dikendarai tiga orang tersebut melaju keluar jalur ke kiri dan menabrak sebuah mobil Toyota Fortuner nopol BG 1283 D yang sedang parkir di tepi jalan.

"Motor melaju dengan kecepatan sedang. Diduga pengemudi motor kurang hati-hati," kata Kasatlantas Polres Ogan Ilir, AKP Sutrisman.

Akibat kecelakaan tersebut, penumpang motor bernama Nani Sriyanti (36 tahun), mengalami luka di wajah.

Sementara Laili (5 tahun) dan pengemudi motor bernama Popy (21 tahun), hanya mengalami luka ringan.

"Korban yang mengalami luka, terpental saat tabrakan dan wajahnya membentur aspal," terang Sutrisman.

Petugas pos penyekatan di Desa Lorok yang tak jauh dari TKP, lalu mengevakusi korban luka.

"Petugas di lapangan langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Ar Royyan Indralaya," kelas Sutrisman.

Sementara dua yang mengalami luka ringan dibawa ke posko penyakatan untuk dirawat oleh petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) yang juga bertugas selama masa larangan mudik.
                                        

Sutrisman mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi saat berkendara.

Ia juga meminta bagi masyarakat yang tak memiliki keperluan mendesak, untuk tidak bepergian selama masa larangan mudik ini.

"Karena keselamatan itu adalah yang paling utama. Baik keselamatan kita saat berkendara, juga keselamatan kesehatan kita agar terhindar dari penularan Covid-19," kata Sutrisman. Red

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here