Wanita Yang Viral Aniaya Bocah Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 30 April 2021

Wanita Yang Viral Aniaya Bocah Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara


PALEMBANG,Matajurnalis.com – Perkembangan terbaru kasus penganiayaan atau pengeksplotasi bocah 8 tahun berinisial TK, yang dilakukan oleh nenek kandungnya sendiri bernama Suryani (46). Ternyata TK dipaksa oleh neneknya untuk mencari uang di jalanan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.


“Benar, neneknya ini menyuruh cucunya mencari uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” jelas Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, di dampingi Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang, Iptu Fifin Sumailan, ketika diwawancarai diruang kerjanya, pada Kamis (29/4/2021).

Dimana diketahui kronologis kejadian Penganiayaan terjadi di jalan Jendral Sudirman, tepatnya di kawasan simpang empat lampu merah RS RK Charitas Palembang, pada Rabu (28/4/2021) siang. Kejadian tersebut pun sempat viral di beberapa media sosial, setelah direkam oleh warga pengguna jalan.

“Pelaku ini menyuruh cucunya mengemis di jalanan, tapi Karena uang hasil ngemis tidak sesuai yang diharapkan, pelaku marah, memaki, memukul, bahkan menarik rambut korban,” ungkap Kompol Tri Wahyudi.

Wanita paruh baya yang menyuruh cucunya sendiri mengemis dan menyiksanya karena setoran kurang ini pun, terancam hukuman penjara selama 10 tahun.

“Pelaku kita jerat dengan pasal perlindungan anak karena dia terbukti bersalah dan dikenakan hukuman penjara selama 10 tahun,” tegas Kasat Reskrim Polrestabes Palembang.

Suryani memaksa cucunya sendiri mengemis di lampu merah RS RK Charitas Palembang, dengan setoran satu hari sebesar Rp 30 ribu.

“Nah saat kejadian penyetoran yang direkam oleh masyarakat yang saat itu sedang berada di dalam mobil yang terjadi pada Selasa (28/4/2021) sekitar pukul 13.00 WIB, pelaku marah karena uang setoran kurang sehingga memukul korban. Dari video viral itulah anggota kita bergerak cepat dan mengamankan pelaku sekitar pukul 16.00 WIB,” bebernya.

Untuk cucunya sendiri, lanjut Kompol Tri Wahyudi, mengungkapkan bahwa cucunya berinisial TK (8) sudah dibawa oleh pihak Dinas Sosial Provinsi Sumsel untuk dibawa ke rumah aman panti asuhan.

Kompol Tri Wahyudi, memastikan akan melakukan tindakan tegas bagi pelaku yang terbukti melakukan kekerasan disertai pemaksaan yang menyuruh anak-anak dibawah umur untuk mengemis di jalan raya.

“Bila nanti dalam perjalanannya ada pelaku lainnya akan kita berikan tindakan tegas dengan mengamankan mereka dan diberikan hukuman sesuai dengan pasal yang mereka langgar sendiri sehingga kasus seperti ini tidak akan terulang lagi di Palembang,” tutupnya. Nwf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here