Miris, Miliki Buku Tabungan Bansos, KPM Ini Tidak Dapat Mencairkan Bantuan Kementerian - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 19 April 2021

Miris, Miliki Buku Tabungan Bansos, KPM Ini Tidak Dapat Mencairkan Bantuan Kementerian


INDRALAYA, MJ - Sarbani (52) dan istrinya Nurhayati (51), warga Desa Belanti Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir hanya bisa melihat jumlah nominal uang dibuku tabungannya tanpa dapat mengambilnya.


Buku Tabungan milik Bank BRI yang ia terima sebagai  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut ia terima sejak bulan januari 2021, kemarin. namun jumlah uang yang tertera didalam buku tabungan  tidak dapat diambil dikarenakan ia tidak memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).


Sarbani ketika ditemui awak media menuturkan, sewaktu ia dan keluarganya tinggal di Tanjung Raja Selatan tahun 2019 pernah mendapat Undangan sosialisasi calon penerima Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) dikediaman kepala Desa Tanjung Raja Selatan.


" Waktu itu 2019, kami masih berdomisili di Tanjung Rajan Selatan pernah menghadiri sosialisasi calon penerima Bansos, saya diundang dan pergi," kata Sarbani, Senin ( 19/04/2021) di kediamannya di Desa Belanti.


Dijelaskan Sarbani, sampai ia dan keluarganya pindah domisili ke Desa Belanti ia belum pernah sama sekali menerima  Bantuan Sosial dari Kementerian Sosial RI dalam bentuk apapun.

  

" Ya, barulah januari 2021 saya Menerima buku tabungan, akan tetapi sampai saat ini kami tidak dapat mengambilnya," Ujar Sarbani.


Diceritakan Sarbani, sekitar dua pekan lalu ia pernah mencoba menemui pihak bank BRI Unit Tanjung Raja selaku bank yang mengeluarkan buku Tabungan tersebut, untuk membuat kartu ATM.


" Dua pekan lalu saya ke Bank BRI Unit Tanjung Raja, bertemu satpam kemudian saya  ngantri kira - kira dua jam, lalu bertemu karyawan BRI, saya bilang saya menyampaikan pesan hendra untuk dibuatkan ATM, tapi oknum karyawan Bank tersebut menuding ATM sudah saya miliki kemudian hilang, dan Saya disuruh membuat surat kehilangan." Tuturnya.



Lebih ironisnya lagi, setelah beberapa hari dari BRI Unit Tanjung Raja, lalu Sarbani mendatangi BRI Kantor Cabang (Kanca) di kayu Agung untuk meminta print out rekening koran, akan tetapi salah satu karyawan BRI Kanca Kayu Agung Meminta uang jasa kepada dirinya.



" Ya, waktu itu saya di BRI Kanca Kayu Agung  bertemu satpamnya, lalu disuruh masuk. kira - kira setengah jam menunggu akhirnya saya bertemu oknum karyawan BRI, lalu mengutarakan keinginan saya untuk meminta print out rekening koran, akan tetapi oknum karyawan BRI tersebut lantas meminta uang imbalan jasa kepada saya." jelasnya.(red).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here