Pajak Membantu Pembangunan Kabupaten Lahat Kian Bercahaya - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 02 Maret 2021

Pajak Membantu Pembangunan Kabupaten Lahat Kian Bercahaya


LAHAT,matajurnalis.com - Sebelum Pandemi Covid-19, perekonomian dari berbagai bidang begitu hidup. Terlihat, sejak subuh hingga terbenamnya matahari,  laju perkembangan roda perekonomian masyarakat amat menggeliat.

Namun keredupan perekonomian mulai tampak, tanpa terkecuali di Bumi Seganti Setungguan-Lahat yang dikenal juga sebagai Kota Seribu Megalit dan Seribu Air Terjun. 

Sebab hiruk-pikuk para pedagang di pasar dan banyak pembeli menurun drastis di berbagai pasar tradisional dan mall yang ada. Semua tampak terdiam dan mengalami kelesuan yang amat signifikan karena Pandemi Covid-19 sejak awal Maret 2020 lalu. 

Hal ini dikutip dari ungkapan Suberanudin Kepala Bapenda didampingi Ibni Kabid Pendapatan dan lain -lain ( 1/3) dimana secercah harapan tetaplah ada. Sebab sektor pajak tetap dapat diandalkan untuk terus memompa perekonomian dan membangun sisi-sisi jalan yang mulai sepi dari bisnis dan perdagangan. Dengan pajak menuju Lahat Bercahaya sebagaimana slogan, motto, dan semangat yang terus dipompa oleh Bupati Cik Ujang dan Wakilnya Heriyanto, maka pembangunan tetap akan terus berjalan dan ditingkatkan agar terlihat nyata dan maju.

Semua lini kehidupan, tanpa terkecuali perkembangan dan peningkatan pembangunan khususnya di Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat ini memang tidak terlepas dari dukungan dan peran serta masyarakat dalam memenuhi kewajiban mereka membayar pajak (Taat Pajak) kepada pemerintah sebagai Aset Pendapatan Daerah (PAD) yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran Bapenda Lahat dalam melaksanakan tugas mencari, mengumpul, mengelola, dan menyetorkannya ke Kas Daerah sebagai Aset Pendapatan Daerah setiap tahunnya.

Dengan mengalirnya pundi-pundi uang ke Kas Daerah, maka pembangunan infrastruktur di berbagai daerah di Lahat tentu akan bangkit. Sebab dengan pajak yang ada, maka  Pemerintah Lahat akan memberikan kenyamanan kepada masyarakatnya. Hal itu tentu akan berdampak pada terpicunya pertumbuhan ekonomi yang sempat stagnasi atau bahkan mengalami kemunduran gegara Pandemi Covid-19. 

Dengan bermodalkan pajak, maka pembangunan infrastruktur suatu daerah dapat dibangun dan dikembangkan. Jika jalan dan jembatan serta fasilitas penunjang lain dibangun dan diperbaiki dengan dana pajak ini, maka akan menghidupkan roda perekonomian yang mengalami kelesuan. 

Dari mana asal dana untuk membiayai pembangunan infrastruktur? Salah satunya berasal dari 70 persen pajak yang masuk ke Kas Daerah. Tidak dipungkiri lagi, pajak merupakan penopang terbesar. Melihat pengertian pajak yang tertuang pada Undang-Undang (UU) Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan (KUP), Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Setiap warga negara yang telah memenuhi syarat subjektif dan objektif sebagai wajib pajak mempunyai kewajiban untuk membayar dan melaporkan pajaknya sebagai wujud kontribusi terhadap pembiayaan negara dalam pembangunan nasional. Masyarakat yang telah membayar pajak tidak mendapatkan imbalan secara langsung dari pembayaran pajak tersebut. Pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan dikembalikan secara tidak langsung kepada masyarakat melalui pembiayaan negara dan pembangunan infrastruktur yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia, sehingga slogan pajak dari rakyat untuk rakyat bukan isapan jempol belaka. 

Pajak sebagai ujung tombak pembangunan sudah sepatutnya didukung oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Lahat. Menghitung, membayar, dan melaporkan pajak penghasilan dengan benar merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap upaya pengumpulan penerimaan untuk pembangunan. Sudahkah Anda menghitung, membayar, dan melaporkan pajak Anda dengan benar? Membangun kesadaran dan kesukarelaan dalam membayar pajak memang bukanlah perkara yang mudah. Namun, hal tersebut menjadi lebih mudah jika dimulai dari diri Anda sendi.

Pajak yang Anda bayarkan merupakan bukti kontribusi Anda sebagai masyarakat Lahat menuju Kabupaten Lahat bercahaya sebagaimana Visi-Misi Bupati Cik Ujang. 

Untuk menjadi warga yang taat pajak, tentu masyarakat  harus mengetahui akan pentingnya  manfaat pajak itu sendiri.

Mengenai manfaat dan fungsi pajak itu ada beberapa hal. Yakni Fungsi Budgeter. Pajak digunakan untuk membiayai pembangunan nasional atau pengeluaran negara lainnya. Jadi, pajak merupakan pendapatan negara atau suatu daerah yang berfungsi menyeimbangkan pengeluaran negara dengan pendapatan negara.

Fungsi Regulasi. Pajak menjadi alat untuk mengatur kebijakan sosial dan ekonomi. Pajak dapat digunakan untuk mengatur laju inflasi, mendorong kegiatan ekspor, memberikan proteksi atau perlindungan terhadap barang produksi dalam negeri dan menarik investasi .

Fungsi Distribusi. Pajak berfungsi mendistribusikan kesejahteraan masyarakat.

Fungsi Stabilitas. Berfungsi untuk menstabilkan kondisi perekonomian. Contohnya, untuk mengatasi inflasi pemerintah menetapkan pajak yang tinggi agar jumlah uang beredar dapat dikurangi. Begitu pun ketika negara mengalami kelesuan ekonomi, pemerintah merespon dengan menurunkan pajak sehingga jumlah uang yang beredar bisa meningkat.

Dengan wajib pajak yang taat, maka kemajuan dan kesejahteraan suatu daerah akan cepat terwujud. Tanpa terkecuali untuk Lahat yang menyongsong masa depan Kabupaten  Lahat BERCAHAYA. 

Terpisah Fitrizal Ketua DPRD Kabupaten Lahat menambahkan keberhasilan  Bapenda Lahat dalam mencari, mengumpul dan menyampaikan Kas Daerah patut diacungi jempol namun tetap ditingkatkan.

Begitu juga harapan saya selaku warga Kabupaten Lahat harus taat pajak untuk mendukung program pembangunan Kabupaten Lahat kedepan ujarnya.

Reporter,Idham

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here