Oknum ASN Di Ogan Ilir Yang Tersandung Kasus Korupsi, Kepala Kajari : Perkaranya Tinggal Menunggu Hari Sidang - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 31 Maret 2021

Oknum ASN Di Ogan Ilir Yang Tersandung Kasus Korupsi, Kepala Kajari : Perkaranya Tinggal Menunggu Hari Sidang


OGAN ILIR, MJ - Kejaksaaan Negeri (KAJARI) Kabupaten Ogan Ilir (OI) memastikan berkas perkara satu dari tiga orang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat kasus korupsi pengerjaan proyek jalan dan jembatan di KTM Sungai Rambutan Indralaya saat ini tinggal menunggu jadwal persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang. Ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negri  (KAJARI)Kabupaten OI Marthen Tandi SH, MH pada hari Rabu (31/3/2021) seusai menghadiri paripurna di DPRD Kabupaten OI Tanjung Senai Indralaya. “Perkaranya sudah kita limpahkan ke pengadilan. Saat ini kita tinggal menunggu penetapan pelaksanaan hari sidang,” tandas Kajari OI Marthen Tandi.


Kajari menegaskan, hingga saat ini baru tiga orang ditetapkan sebagai tersangka. Diantaranya yakni inisial As (mantan Kepala Disnakertrans OI), inisial Ah (Kepala Disnakertrans aktif) serta inisial Cs (pihak ketiga). Akan tetapi tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru. Mengingat pihak Kajari Ogan Ilir nantinya akan memantau selama proses persidangan berlangsung. Bila nantinya ditemukan adanya indikasi keterlibatan beberapa pihak. Maka, proses penyidikkan akan dilanjutkan dalam hal ini unit Pidkor Sat Reskrim Polres OI atau, bisa juga dari penyidik Kejaksaan. “Saat ini baru tiga orang tersangka,” tegas Kepala Kajari Marthen Tandi.

Sementara diketahui, beberapa waktu lalu Kajari Kabupaten OI menerima berkas perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi Bansos pegerjaan proyek jalan jembatan Desa KTM Rambutan tahun anggaran 2017 bersumber dari dana APBN. Dalam proyek pengerjaan tersebut, terindikasi adanya pengurangan volume pengerjaan sehingga mengakibatkan kerugian negara mencapai angka Rp 2.9 milyar yang melibatkan tiga orang tersangka.( Aza)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here