Pemkab Ogan Ilir Menunggak Bayar Listrik 4 Bulan, Jumlah Total Tagihannya Kurang Lebih 1.4 Miliar - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 20 Februari 2021

Pemkab Ogan Ilir Menunggak Bayar Listrik 4 Bulan, Jumlah Total Tagihannya Kurang Lebih 1.4 Miliar


INDRALAYA, MJ - Miris, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir menunggak bayar listrik selama 4 bulan per November 2020.

Tunggakan tersebut mayoritas ada direkening pemerintah Kabupaten selama 2 bulan ada diperkantoran, untuk yang 4 bulannya ada  direkening  Penerangan Jalan Umum (PJU) dari bulan nopember sampai februari belum juga dibayarkan.

Hal tersebut sangat disesalkan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN),  karena Kontribusi pajak PLN khususnya untuk pajak penerangan jalan itu jauh lebih besar dari pembayaran listriknya.

" Ya, PJU menunggak 4 bulan, jumlah tagihannya hampir 1.2 miliar, kita dari PLN sudah melayangkan surat, surat dasar kita surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyatakan kalau listrik itu harus dibayar tidak boleh menunggak, diperkuat dengan surat dari gubernur Sumatera Selatan sendiri dibulan nopember 2020, surat sudah kita layangkan ke Dinas perumahan dan pemukiman (Perkim) kabupaten Ogan Ilir, dibulan nopember, desember, januari  kita sudah komunikasi karena setiap bulan kita memberikan surat dan rekening tagihannya," kata Manager PLN Unit layanan Pelanggan Indralaya, Rinaldo Sitorus disaat menghadiri acara pelantikan PJ Sekda Ogan Ilir, Jum'at (19/02/2021). 

Lanjut Rinaldo menyampaikan, pihaknya sudah menghubungi Dinas Perkim akan tetapi perkim menjawab bahwasan anggaran sudah ada, akan tetapi mereka tidak bisa mengeluarkan, dengan alasan terkendala sistem.

" Padahal ini belanja rutin perkim menjawab mereka terkendala sistem untuk mengeluarkan anggaran," ujarnya.

Lebih Lanjut Rinaldi menjelaskan, untuk Lampu Jalan umum sudah diputuskan karena aturannya begitu, PLN sudah komunikasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda), kejaksaan negeri (Kejari) dan Kepolisian Resort (Polres) untuk  melakukan sesuai aturan prosedur, namun kemarin PLN melihat ada itikad baik pemkab untuk membayar dibulan 2, akhirnya dinyalakan kembali, tetapi kenapa belum juga ada kejelasan dari pemkab sampai saat ini, padahal pihaknya dalam hal ini PLN sudah 3 kali komunikasi dan koordinasi.

" Ya apabila belum juga membayar sampai akhir bulan 2 ini akan kita lakukan pemutusan total, terkait final waktu pemutusan akan kita bicarakan dan koordinasikan kembali dengan Pj Sekda yang baru dan kepala dinas lainnya, yang pastinya akhir bulan ini akan kita putus," terang Rinaldo sitorus Manager PLN unit layanan pelanggan Indralaya.(Aza)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here