KUNJUNGAN KERJA (kUNKER) DIREKTORAT JENDRAL (DIRJEN) PEMBINAAN DAN PELATIHAN DAN PRODUKTIFITAS (BINA LATTAS) KE KOTA PRABUMULIH - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 28 Februari 2021

KUNJUNGAN KERJA (kUNKER) DIREKTORAT JENDRAL (DIRJEN) PEMBINAAN DAN PELATIHAN DAN PRODUKTIFITAS (BINA LATTAS) KE KOTA PRABUMULIH


PRABUMULIH,Matajurnalis.com -- Wakil Walikota (Wawako) Prabumulih, H Andriansyah Fikri,didampingi Sekda Elman ST, Asisten II Yusuf Arni, Asisten III HM Rasyid, kadisnakertrans Bambang S,  Kepala Bappeda Abu Sohib,Kadin Kominfo Mulyadi Musa ,berserta Dinas PUPR, dan beberapa OPD lainnya sambut kedatangan Kemnaker RI melalui direktorat jendral (Dirjen)  Pembinaan dan Pelatihan dan Produktifitas (Bina Lattas) di 𝘎𝘢𝘦𝘴𝘡 𝘏𝘰𝘢𝘴𝘦 Rumdin Walikota(sabtu 27/2/2021)


Dalam agenda kunker Dirjen kali ini, dihadiri Budi Hartawan dan rombongan dibumi Seinggok Sepemunyian dalam rangka meninjau secara langsung kondisi dan keberadaan lokasi guna memverifikasi usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih,terkait pembangunan UPTP – BLK ( Balai Latihan Kerja) Pusat dibelakang SMK N 2 Kelurahan Tanjung kecamatan Prabumulih Selatan.

Kepada awak media usai kegiatan, Dirjen Bina Lattas mengatakan, berdasarkan program Kemenaker yang telah diperintahkan oleh Presiden RI, sebanyak 5 Provinsi untuk dibangunkan Balai Latihan Kerja. Dan salah satunya Sumsel yang titik lokasinya ada di Prabumulih.

“Tadi sudah kita cek,kami lihat lahan lokasinya sangat baik dan diputuskan Prabumulih akan segera di bangun BLK,” ungkapnya.

Menurut Budi Hartawan,ia menilai Kota Prabumulih layak dipilih karena memiliki letak yang strategis. “Suasana alamnya alami dan tenang,juga yang terpenting akses yang mudah sebagai jalur penghubung beberapa Kota dan Kabupaten di Sumsel,” jelasnya.

Disinggung tentang perluasan lahan beliau mengatakan,awalnya siapkan dahulu lahan seluas 6 Ha,seiring juga banyaknya permintaan untuk mengembangkan potensi pelatihan dibidang pertanian dirasa lahannya harus ditambah.

“Untuk mendukung metode pelatihan ini,tentu saja membutuhkan lahan yang sangat besar, kira kira 10 Ha agar kita dapat lebih mengoptimalkan uji coba bidang pertanian apa yang sesuai kebutuhan dan berkopetensi di Prabumulih ,” imbuhnya.

Sementara itu, Wawako Adriansyah Fikri menyambut baik program ini dan melalui pihak Pemkot atas lahan yang telah siap seluas 6,8 Ha akan ditambah lagi.

“Ini angin segar buat kita,lahan seluas 10 Ha kita persiapkan lagi,karena ini sesuai dengan kebutuhan dan dirasa bermanfaat bagi masyarakat secara umum nantinya,” ujar Fikri.

Lanjut Wawako 2 periode ini,dirinya berharap agar pembangunan gedung segera direalisasikan,walau kita ketahui melalui proses pengerjaan secara bertahap. “Semoga tahun ini pembangunannya segera dilaksanakan dan nantinya bisa menyerap tenaga kerja khususnya masyarakat lokal,” pungkasnya.

Reporter, Ovei

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here