Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 31, 2020

KETUA MPW PP MELANTIK MPC PP PRABUMULIH

Gambar
PRABUMULIH,MJ. --- Pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Prabumulih Sumatera Selatan masa bhakti 2019-2023, resmi dilantik di Fave Hotel Prabumulih. Sabtu (31/10/2020). Ketua MPW (Majelis pimpinan wilayah) PP, M.Yansuri SIP, hadir langsung dan melantik MPC PP Prabumulih yang di Ketuai Rifki Baday SH, M.Kn. Dalam sambutannya, Ketua MPW PP, Yansuri, mengajak semua anggota kepengurusan yang telah baru untuk menjaga marwah organisasi Pemuda Pancasila. “Ini adalah amanah organisasi yang kita emban selaku pengurus, untuk beberapa tahun mendatang untuk organisasi dan masyarakat,” ujarnya. “Utamakan organisasi, dan dahulukan kepentingan rakyat,” sambung Yansuri. “Tetap jaga kekompakan dan makin pererat tali persaudaraan di tubuh keluarga besar Pemuda Pancasila,” harapnya. Yansuri, juga menyampaikan terima kasih pada semua undangan yang sempat hadir pada acara ini. “Saya berterima kasih atas partipasi pemerintah kota Prabumulih dan ormas ormas Prabumulih. Atas kesedi

Diduga Jangan Ada Unsur Politik Dalam Penyaluran Donasi Terhadap Masyarakat Tertimpa Musibah

Gambar
LAHAT,MJ. -- Banyaknya bantuan dan Sumbangan Royalti dari berbagai pihak yang perduli kepada masyarakat korban kebakaran di Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Lahat beberapa waktu lalu menjadi tanda tanya dari berbagai kalangan. Soalnya baik bantuan sembako maupun bantuan royalti yang diterima Pemerintah Daerah diduga sampai detik ini belum ada kejelasan baik seperti  bantuan royalti berapa jumlah yang telah diterima begitu juga bantuan sembako yang kian menumpuk dan terkesan belumpj terbagikan ke masyarakat korban kebakaran secara merata . Padahal beberapa waktu lalu kian menumpuknya berbagai bantuan dari berbagai pihak yang perduli sesama hendaknya segeralah dibagikan kepada korban yang tertimpa musibah secara merata dan jangan ditahan tahan ujar mantan orang nomor satu di Bumi Seganti Setungguan yang sekarang menjabat sebagai wakil rakyat di DPRD Propinsi Sumsel. Hal ini juga di sampaikan Setiawan 45 tahun salah seorang warga Kota Lahat yang mengatakan 31/10 semua bantuan baik itu semb

Satu Rumah Warga di Desa Tebing Bulang Hangus di Lalap Si Jago Merah

Gambar
MUBA,MJ. - Sijago Merah menghanguskan satu Rumah warga di dusun 3 desa Tebing Bulang, kecamatan Sungai Keruh, kabupaten Musi Bantuasin, Sabtu (31/10/2020). Satu rumah warga yang dilalap sijago merah tersebut milik Saripa binti Harom yang tinggal bersama kedua anaknya, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong ditinggal menyadap Karet. Sigap atas kejadian ini, Plt Camat Sungai Keruh Edi Heriyanto SH bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan dibantu warga langsung terjun kelokasi dan berjibaku memadamkan Api yang menghanguskan Rumah Warga. Saat dikonfirmasi awak media Edi Heriyanto SH mengungkapkan, belum diketahui pasti apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran rumah ibu Saripa ini. Namun, yang pasti dugaan sementara di akibatkan berasal dari kompor Gas. " Dari kejadian ini, rumah milik warga hangus tak bersisa, saat kejadian korban ibu Saripa bersama Kedua Anaknya dalam keadaan menyadap Karet, kejadian terjadi pada Pukul 07.15 Wib," ujar Edi. Dia menjelaskan, atas kejadian

Terkait Kontroversi Emmanuel Macron, Ketum HMPI Sumsel Sangat Menyesalkan Ucapan Presiden Prancis Dan Ajak Seluruh Muslim Dunia Untuk Boikot Produk Prancis

Gambar
SUMSEL,MJ.-- Ketua  Umum Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia wilayah Sumsel (HMPI SUMSEL) Rusman Ariyanto, SE sangat menyesalkan Ucapan presiden Prancis karena  telah melukai hati Umat Islam seluruh dunia lantaran telah mengaitkan agama islam dengan tindakan terorisme dan menghina Islam Nabi Muhammad Saw, sikap tersebut di anggap tidak sepatutnya di lakukan seorang presiden.  Melihat dari sejumlah tayangan yang beredar di media sosial dan beberapa stasiun Tv Swasta lain nya, Pernyataan Kontroversi Presiden Prancis diawali saat berbicara seputar penikaman di pinggiran kota Conflans Sainte Honorine Paris Prancis, Jum'at (16/10/2020) lalu.  Hal itu Bermula dari komentar Presiden Prancis Emmanuel Macron terhadap pemenggalan kepala seorang guru yang pernah mempertontonkan kartun kontroversial yang menggambarkan Nabi Muhammad di salah satu kelasnya tentang kebebasan berekspresi. Macron malah mengeluarkan pernyataan anti-Islam di Prancis yang  memicu protes di negara-negara Muslim.