Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 3, 2020

Seorang Ibu Rumah Tangga, Pengedar Extacy Di Tangkap Polisi

Gambar
MUBA,MJ.- Seorang Ibu rumah tangga diDesa Ulak Paceh Kec. Lawang Wetan ditangkap Polisi) Sat Narkoba Polres Muba, lantaran pelaku menjadi Pengedar Narkoba Jenis Exstacy. Kamis (01/10/2020) Malam.   Selain menangkap Nya, Barang bukti 10 (Sepuluh) Butir Pil yang diduga Narkotika jenis extasy bewarna biru berlogo marvel dengan berat bruto 4,52 ( empat koma lima puluh dua ) gram dan 1 (Satu) Buah plastik bening turut di amankan dari pelaku yang sempat dibuang nya.  "Ibu - ibu yang kita tangkap ini menjadi pengedar dan saat ini dalam penyidikan kita" Kata AKP JONRONI, SH Selaku Kasat Narkoba Polres Muba Mewakili Kapolres Musi Banyuasin AKBP ERLIN TANGJAYA, SH, S.ik, Sabtu (03/10/2020).  Sehari sebelumnya, Polisi mendapatkan Informasi dari masyarakat adanya seorang ibu - ibu yang menjadi Pengedar. Lalu dilakukan penyelidikan sehingga Kamis Malam pengedar yang menggunakan kendaraan Motor YAMAHA VEGA warna PUTIH. DiJalan Sekayu Pendopo Penghadangan Langsung dilakukan  saat pelaku hen

LAGI LAGI WARGA MENGELUH"BANSOS DESA SUBAN JERIJI TIDAK TEPAT SASARAN

Gambar
MUARA ENIM,MJ. -- Kebijakan pengalihan dana desa tersebut sesuai dengan Permendes PDTT No 6 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Permendes, PDTT No 11 Tahun 2019 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020. Pemberian bantuan BLT menggunakan dana desa artinya lebih diutamakan daripada membangun fisik sebuah desa, sebanyak 25 persen hingga 35 persen dana desa tersebut harus dialihkan untuk Bantuan Langsung Tunai/BLT. Sebelumnya pernah terjadi didesa Air Nau,kini terdapat lagi keluhanan dari masyarakat  Desa Suban Jeriji Kec.Rambang Niru , lagi lagi masalah Bansos ( Bantuan Sosial ) yang terkesan tidak adil serta tidak tepat sasaran, dua orang warga Desa Suban Gerigi  mengeluh karena tak mendapatkan bantuan dana sosial didesa tersebut, seperti : PKH, KIS, BLT-DD, serta bantuan yang lainnya. Padahal menurut pengakuannya kepada media ini,mereka merupakan warga setempat yang notabene pribumi serta layak masuk dalam daftar penerima  bantuan alias ekonomi lemah. Sementara mereka berdua suda