Sepanjang Tahun 2020, BNN Ogan Ilir Rekomendasikan Rehabilitasi 50 Pengguna Narkoba, Turun 20 Persen Dibanding 2019 - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 30 Desember 2020

Sepanjang Tahun 2020, BNN Ogan Ilir Rekomendasikan Rehabilitasi 50 Pengguna Narkoba, Turun 20 Persen Dibanding 2019


OGAN ILIR,MJ.- Sepanjang tahun 2020, Badan Narkotika Nasional (BNN) Ogan Ilir merekomendasikan rehabilitasi kepada 50 orang warga yang tersandung penyalahgunaan narkotika.

Catatan BNN Ogan Ilir, sebagian besar dari mereka yang direkomendasikan untuk rehabilitasi, umumnya atas kesadaran sendiri dari pihak keluarga.

"Warga menyerahkan anggota keluarga mereka untuk direhabilitasi karena takut ditangkap dan dipenjara," kata Kepala BNN Ogan Ilir, AKBP Irfan Arsanto melalui Kasi Pencegahan Mulyadi dan Kasubbag Umum Zainal Arifin, kepada wartawan di Indralaya, Rabu (30/12/2020).

Mulyadi melanjutkan, rata-rata warga yang akan direhabilitasi masuk dalam usia produktif antara usia 17 hingga 25 tahun.

"Rata-rata mereka itu di usia produktif. Ada yang bekerja sebagai karyawan swasta, ada yang masih SMA," jelas Mulyadi.

Penyalahgunaan narkotika tersebut diantaranya jenis sabu, ekstasi dan ganja.

Pada kesempatan sama, Zainal Arifin menjelaskan, jumlah angka rehabilitasi pengguna narkoba di Ogan Ilir tahun ini cenderung menurun bila dibandingkan pada tahun 2019 lalu. 

"Tahun lalu (2019), BNN Ogan Ilir merekomendasikan rehabilitasi sebanyak 59 orang pengguna narkoba. Artinya secara kuantitas, tahun ini berkurang 9 orang atau 20 persen," jelas Zainal.

Warga yang direhabilitasi pun dikirim ke Kalianda, Lampung Selatan.

Zainal mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Ogan Ilir, bila ada anggota keluarga yang terindikasi menyalahgunakan narkotika untuk segera mendatangi kantor BNN Ogan Ilir, untuk direkomendasikan menjalani rehabilitasi. 

"Warga harap melapor agar diketahui BNN," pinta Zainal.

Selanjutnya di tahun 2021, BNN Ogan Ilir akan terus menggencarkan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika kepada masyarakat.BNN juga bekerjasama dengan Polri dan instansi terkait lainnya.

"Dan yang terpenting, pemberantasan narkotika juga tidak lepas dari peran serta masyarakat untuk bersama-sama menyelamatkan anak bangsa," kata Zainal.Nwf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here