Akhirnya Tersangka Pencabulan Anak Di Bawah Umur Harus Mendekam Di Jeruji Besi


OGAN ILIR,MJ.-- Satreskrim Polres Ogan Ilir kembali mengungkap kasus pencabulan lain. Namun dalam kasus terakhir ini, yang menjadi korban merupakan gadis belia di bawah umur yaitu Bunga 7 Tahun Pelajar yang beralamat di Desa Tanjung Temiang Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir.


Dengan tersangka berinisial Herman bin Mansyur berusia 31 tahun, warga Desa Tanjung Temiang Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir." kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi SIK MH melalui 
Kanit PPA IPDA Avif Finarcoyo S.E dan Kasubbag Humas Polres Ogan Ilir.

Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencabulan Dan Atau Persetubuhan Anak dibawah umur Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Dan Atau Pasal 81 Undang - Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak
Dalam ungkap Kasus Unit PPA Satreskrim Polres Ogan Ilir dalam PerkaraTindak Pidana Pencabulan Dan Atau Persetubuhan Anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Dan Atau Pasal 81 Undang - Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Atas dasar Laporan Polisi Nomor : LP/B- 365 /XlI /2020/SPKT Res OI, Tanggal 3 Desember 2020.

Bermula Pada Hari Selasa Tanggal 17 November 2020 sekira jam 07.00 wib bertempat di dalam rumah pelaku tepatnya didalam kamar  di Desa Tanjung Temiang Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. Korban awalnya datang kerumah pelaku untuk bermain bersama dengan keponakan pelaku kemudian pelaku mengajak korban masuk kedalam kamar lalu pelaku menyuruh korban untuk mengunci pintu, setelah itu pelaku menggulingkan korban dikasur kemudian pelaku menarik celana korban sebatas lutut setelah itu pelaku mengeluarkan alat kelamin pelaku lalu pelaku memasukan alat kelaminnya kedalam alat kelamin korban, oleh karena kesakitan korban langsung menjerit dan seketika pelaku langsung duduk dan korban langsung membuka pintu kamar dan menaikan celananya ketika itu datanglah saksi yang bernama Kasmuri,Khoililah,Rusmini,lalu mengajak korban keluar dari rumah pelaku dgn mengintrogasi korban dan melaporkan kejadian tersebut di beritahukan orang tua korban, ketika mendengar info dari para saksi dan pengakuan langsung dari korban, Kemudian orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Ogan Ilir untuk ditindak lanjuti sesuai dengan Hukum yang berlaku.

Setelah Laporan diterima dan dilakukan pemeriksaan terhadap Saksi-saksi dan didapat alat bukti serta bukti permulaan yang cukup sehingga Pada hari Rabu Tanggal 23 Desember 2020 sekira jam. 12.00 Wib, Pelaku yg sdh di ketahui identitasnya langsung di Jemput dan di amankan tanpa perlawanan oleh Anggota Unit PPA Sat Reskrim Polres Ogan Ilir yang dipimpin Kanit PPA IPDA Avif Finarcoyo S.E setelah di introgasi terhadap tersangka dan Tersanka mengakui perbuatannya dan langsung di lakukan Penahanan terhadap tersangka, dengan barang bukti  1 (satu) lembar baju kaos tangan panjang warna Merah Marun1 (satu) lembar celana Panjang warna Merah Marun.

Pada tersangka, petugas tidak hanya akan menjerat dengan Pasal 81 UU Nomor 35 Tahun 2014 Jo UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Red.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada proyek Mahluk halus diakses jalan Antara Desa Babat dan desa Talang Beliung

Masyarakat Desa Sumber Rahayu Meminta Bupati Agar Memecat Mat Kanta Sebagai Kades

Kapolres Ogan Ilir Langsung Membopong Elza Ke Ambulance Menuju RS Bhayangkara