Ada proyek Mahluk halus diakses jalan Antara Desa Babat dan desa Talang Beliung - Koran Digital MATA JURNALIS

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 16 Desember 2020

Ada proyek Mahluk halus diakses jalan Antara Desa Babat dan desa Talang Beliung


MUARA ENIM,MJ.-- Proyek Mahluk halus tak bertuan tepat nya di Akses jalan Antara desa Babat dan Desa Talang Beliung kecamatan Belida Darat Kabupaten Muara enim, diduga kontraktornya melanggar undang undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP) dan tidak transparan mengunakan dana negara.

Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termoonitoring besar anggaran dan sumber anggaran,” tegas salah satu warga pada awak media ini,Rabu (16/12/2020) Semestinya pihak pemborong atau kontraktor harusnya memberikan surat pemberitahuan kepada pihak pemerintah desa.

Dan dia mengatakan bahwasanya, proyek pengaspalan yang sekarang masih membuka badan jalan itu, seharusnya wajib mengunakan papan informasi atau plang merek proyek tersebut, supaya mudah di awasi oleh masyarakat setempat, dan mengetahui proyek bersumber dari dana mana,ungkap warga setempat yang minta tidak disebutkan namanya.

Selanjutnya saat kami menanyai pihak pemerintahan desa Babat melalui via WA Kades desa Babat ( Kiman ) membalas via WA bahwa pihak pemborong jalan Aspal tersebut tidak pernah berkordinasi dengan pihak pemerintahan desa Babat,menurut Kiman ia tidak tahu proyek tersebut dan ia mengatakan tidak no kontak pihak pemborong tersebut.

Dan selanjutnya awak media mengkonfirmasi kepihak kecamatan Belida darat ,sekcam Belida Darat ( Tarmizi ) mengatakan ia tidak mengetahui bahwa proyek sudah dalam pengerjaan Tanpa Plang Proyek dan untuk selanjutnya ia mengatakan bahwa pihaknya akan berkordinasi kepada pihak pemborong,"Ujar Tarmizi menjelaskan.

Sesuai Acuan amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

Sampai berita ini dinaikan pihak pemborong tidak bisa dihubungi karena tidak ada yg mengetahui Nomor yg bisa menghubungkan kepihak pemborong untuk dikonfirmasi.(Taem)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here