OGAN ILIR,MJ. -- Guna memberikan gambaran terhadap proses pemilihan bupati dan wakil bupati 9 Desember mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir siapkan simulasi pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah Sabtu 20/11/2020 di lapangan bola Polsek indralaya.Simulasi pemungutan suara dan penghitungan suara serta penggunaan sirekap ditingkat TPS dalam pemilihan serentak 2020 dengan protokol kesehatan pencegahan pengendalian Corona virus disease 2019(covid19) dihadiri oleh Ketua KPU Sumsel Keli Maryani,Bawaslu Oi,Idris SH,i Kapolres Ogan ilir yg diwakili Wakapolres Kompol yuskar, Dandim 04/02,Kapolsek Indralaya, PPK dan toko masyarakat,Ketua KPU Ogan ilir Masuryati"Menghimbau kepada masyarakat Ogan ilir jangan ada penumpukan pemilih dan jangan ada rasa kekhawatiran untuk memilih,karena KPU Ogan Ilir sudah menyiapkan Alat Pelindung diri(APD) supaya dapat meyakinkan masyarakat tentang kesehatan serta mudah mudahan tidak akan menimbulkan klaster baru."KPU Oganilir sudah mempersiapkan  APD disetiap TPS yaitu yang dipersiapkan,Termoghan,Masker,handsanitazer,sarung tangan serta bilik khusus yang sengaja disiapkan untuk pemilih yang suhu badannya diatas 37 derajat."Menurut dia, simulasi pemungutan dan penghitungan suara tersebut akan dipraktekkan dari petugas membuka pemungutan sampai dengan pengiriman hasil penghitungan ke tingkat kecamatan atau Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)Dan para pelaku simulasi pemungutan adalah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang nantinya akan bertugas Pada 9 Desember 2020 mendatang."Dalam simulasi ini juga akan dipraktekkan protokol kesehatan di setiap jalur pemungutan, seperti akan diukur suhu tubuhnya, selanjutnya pemilih akan diberikan sarung tangan sekali pakai, lalu para pemilih berada di TPS dengan tetap menjaga jarak," katanya.Selain penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, dalam simulasi juga akan dipraktekkan pengisian formulir hasil dengan metode aplikasi SIREKAP."Meskipun hasil akhir yang akan digunakan adalah hasil perhitungan manual, akan tetapi Sirekap tetap akan dijalankan sebagai bentuk publikasi dan transparansi proses penghitungan suara," jelasnya .

Posting Komentar