SUNGAIKERUH,MUBA,MJ. - Wabah Virus Corona Diases 2019 (COVID-19) menjadi Berkah dan Pembelajaran, pasalnya beberapa Negara belahan dunia saat ini berjibaku dalam menangani Penyebaran virus yang saat ini telah menyebabkan Jutaan nyawa meninggal dunia.


Hal ini menjadi salah satu semangat untuk saling meringankan satu sama lain, baik dalam segi pencegahan maupun pemutusan mata rantai COVID-19 diwilayah masing-masing. 

Kegiatan ini pun senada di laksanakan oleh Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin yang di gencarkan oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Forkopimda, Forkopimcam dan seluruh desa agar Percepatan Penanganan COVID-19 dapat segera di minimalisir.

COVID-19 ini sendiri dimaknai oleh Sudirman Kepala Desa Sungai Dua, kecamatan Sungai Keruh sebagai Berkah dan Pembelajaran untuk saling meringankan dan saling memberikan suport dalam hal mengedukasi warga.

" Kepada warga desa Sungai Dua, kecamatan Sungai Keruh, saya Apresiasi atas kerjasama dalam penanganan Virus ini, saya harapkan kita dapat saling mengedukasi untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Protokes) saat beraktivitas," ucap Sudirman dihadapan media ini, Selasa (03/11/2020).

Berkah dan Pembelajaran dengan adanya COVID-19 ini adalah, ini lah salah satu kekuasaan yang sang pencipta hadirkan untuk kita, menguji kesabaran, menguji keikhlasan, serta membentuk akhlak agar kita selalu mensyukuri nikmat yang diberikan.

" Saat ini, Perekonomian maupun penghasilan dalam keadaan COVID-19 sedang merosot, kita semua berharap agar wabah ini segera berakhir, maka dari itu saat ini kita bersama-sama menggencarkan kepada warga agar kita semua tetap dalam keadaan waspada," ujar dia.

Terakhir Sudirman mengungkapkan, marilah kita patuhi Protokol Kesehatan yang ditetapkan, ketika kita beraktivitas terapkan 3W (Wajib Masker, Wajib Menjaga Jarak, dan Wajib Mencuci Tangan dengan Sabun).

" Kabupaten Musi Banyuasin dibawah Komando Bapak Bupati Dodi Reza Alex kini memiliki Perbu Nomor 67 Tahun 2020 tentang sanksi disiplin bagi para pelanggar Protokol Kesehatan. Untuk itu pihak terkait gencar dalam melaksanakan Operasi Yustisi, kepada warga kami saya harap tetap patuhi hal tersebut dan batasi kegiatan Hajatan agar tidak membuat kerumunan," tukas dia(hsril) 

Posting Komentar