LAHAT,MJ.--  Pemerintah Kabupaten Lahat menerapkan agar disegala sisi sektor dapat tergali dan bisa menghasilkan pendapatan Asli Daerah guna untuk kelancaran roda perekonomian dan pembangunan demi meningkatkan kesejateraan bagi rakyatnya.

Seperti yang ada di Dinas Perizinan Kabupaten Lahat melalui pembuatan dan penerbitan izin mendirikan bangunan (IMB) bisa mendapatkan pemasukan untuk PAD pemerintah Daerah Kabupaten Lahat 


Diketahui beberapa waktu lalu dalam Kecamatan Kota Lahat Kelurahan Kota Jaya telah dilaksanakan Pembangunan Perumahan yang dilaksaanakan  Pihak PT.Aldiva  Mandiri Perkasa yang melaksanakan pembagunan Perumahan Griya Aldiva tipe 36 sebanyak 43 unit yang merupakan salah satu program Pemerintah Pusat Sejuta rumah layak huni bagi masyarakat menengah kebawah.

Semua izin baik dari Tim AP dinas PU PR  dan DLH telah megeluarkan izin resmi guna untuk kelancaran pembangunan dan pengembangan perumahan tinggal satu izin lagi yang harus diurus oleh pihak pengembang yaitu izin IMB,dalam pengurusan izin IMB Pihak Pengembang hanya mendapat surat yang isinya Izin IMB sedang dalam Proses yang dikeluarkan oleh Dinas Perizinan Kabupaten Lahat.

Dengan belum diterbitkanya izin IMB untuk PT.Aldiva Mandiri Perkasa selaku pihak Pengembang Perumahan di wilayah Kelurahan Kota Jaya Kecamatan Lahat dan hasil cek and ricek awak media dilapangan juga hasil kordinasi dan wawancara bersama Herry Alkafi Kepala Dinas Perizinan melalui Kabit IMB Marzuki megatakan 6 /10 kita dari dinas perizinan belum bisa megeluarkan izin IMB sebelum pihak pegembang melaksanakan pembagunan siring atau adanya penanaman pipa untuk pembuangan limbah rumah tangga guna untuk menghindri terjadi banjir yang berakibat masyarakat di sekitar perumahan akan menjadi resah.

Sedangkan dari hasil peninjauwan  Tata Ruang Tim AP PU PR wilayah kota jaya merupakan daerah resapan air dan tidak akan berdampak terjadinya banjir namun Dinas Perizinan Kabupaten Lahat tetap menunda penerbitan izin IMB secara resmi sebelum dilaksanakan pembangunan Siring atau penanaman pipa guna untuk pembuangan Limbah Rumah Tangga dari Perumahan PT.Aldiva Mandiri Perkasa./

Saat ditelusuri lebih dalam lagi juga adanya Stetmen dari  Ahyar Pimpinan PT.Aldiva Mandiri Perkasa sebagai pihak pegembang perumahan megatakan beberapa waktu lalu tepatnya 11/2 kita dari pegusaha perumahan siap melaksanakan pembangunan siring atau penanaman pipa,namun permasalahanya untuk melaksanakan pembagunan tersebut terhambat soalnya pemilik Lahan tidak memberikan izin sehingga tidak dapat dilaksanakan penanaman pipa lokasi tanahnya untuk digali dan ditumpangi sebagai alur pipa ke lokasi pembuangan limbah di Siring besar milik Pemerintah daerah.

Begitu juga ungkapan Ketua RT kota Jaya megatakan kita sudah melakukan kordinasi dan miminta izin kepada pemilik lahan untuk dapat melaksanakan penanaman pipa namun pemilik lahan tidak dapat memberikan izin.

Dengan adanya permasalahan ini pihak pegembang perumahan PT Aldiva Mandiri Perkasa walaupun belum mendapat izin IMB secara resmi dari Dinas Perizinan dikarenakan belum melaksanakan penanaman pipa atau pembangunan siring limbah rumah tangga yang akan dibuang kesiring besar,namun  pembagunan Perumahan dan penjualan perumahan Tetap berjalan .

Sampai berita ini diturunkan baik Dinas Perizinan masih diam dan menunggu Pihak Pengembang dari PT.Aldiva Mandiri Perkasa untuk dapat melaksanakan pembangunan Siring maupun penanaman pipa untuk pembuangan limbah rumah tangga dari perumahan yang telah dibangun dan terjual,agar izin IMB nya dapat dikeluarkan secara Resmi dan dapat menambah pemasukan inkam PAD melalui penerbitan izin IMB.#Dni.

Posting Komentar