MUBA,MJ. - Forkopimcam kecamatan sungai keruh bersama Tim gugus tugas kabupaten 

Babinsa,babinkamtibmas,polpp,mengadakan himbauan ke warga desa Gajah Mati . Sabtu (24/10/20) 

Adapun warga yang akan mengadakan hajatan pernikahan akan berlangsung pada hari minggu (25/10/20) 

Dalam himbauan tersebut Forkopimcam kecamatan Sungai Keruh memberi himbauan kepada warga yang mengadakan hajatan tentang Perbup no 67 tahun 2020 tentang larangan mengadakan berkumpul  dalam hajatan pernikahan namun hanya dibolehkan 20 orang menerima tamu secara bergantian dan secara  len panjang namun tetap mematuhi protokol kesehatan

Selanjutnya warga yang mengadakan hajatan harus mengadakan dan menyediakan alat kesehatan protokes berupa hand sanitizer,sabun dan juga pengukur suhu tubuh ditempat yang telah disiapkan.

Forkopimcam kecamatan sungai keruh sebelumnya telah memberi himbauan perbup no 67 pada tanggal 22 /10/2020 ke warga yang akan mengadakan hajatan pernikahan di desa gajah mati kecamatan sungai keruh

Dalam himbauan kepada warga yang mengadakan hajatan forkopimcam didampingi kapolsek yang di wakili kapospol dan 
Dari pemerintahan yang hadir kades dan bpd desa gajah mati

Dan yang kedua forkopimcam juga mengadakan himbauan dan penyampaian tentang perbup no 67 tahun 2020 pada sabtu (24 /10/20) ditempat warga yang mengadakan hajatan pernikahan didesa gajah mati

dan yang hadir dalam rangka himbauan perbup adalah kodim 0401 muba diwakili babinsa kecamatan sungai keruh Polres di wakili babinkamtibmas dan dari kecamatan sungai keruh diwakili Kasi pemerintahan kecamatan sungai keruh sulaiman s. Sos msi dan juga satgas gugus tugas kabupaten.

Dalam himbauan didapat kesepakatan antara warga yang mengadakan hajatan dan pihak forkopimcam akan mengikuti perbup no 67 tahun 2020,"jelas camat


Kasat Pol PP kabupaten Muba Ariadi Karim SE. MSi saat di hubungi melalui telpon selulernya mengatakan bagi masyarakat yang mengadakan hajatan harus mematuhi protokol kesehatan dan tidak boleh mengadakan yang sifatnya mengumpulkan massa, apa bila yang mengadakan hajatan tidak mematuhi protokol kesehatan akan kita ambil tindakan tegas, " jelasnya.

Sementara itu kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya saat di hubungi awak media Melalui WhatsApp nya mengatakan pihak polres muba tidak mengeluarkan izin keramaian di saat pademi covid 19, " ungkapnya.(hsril) 

Posting Komentar