MUBA,MJ. - Beberapa Elemen Lapisan Masyarakat, baik Ormas, OKP, maupun Instansi Pemerintahan saat ini gencar melakukan Sosialisasi Percepatan Penanganan Covid-19, baik tingkat Kabupaten, Kota, Kecamatan dan Tingkat Desa.

Beberapa cara tersebut dilakukan melalui pendekatan secara Persuasif, hal ini adalah langkah-langkah yang diambil guna meminimalisir menyebarnya wabah Covid-19 yang saat ini kembali meningkat pada setiap waktunya.

Hal senanda ini pun terjadi di kabupaten Musi Banyuasin dimana saat ini kasus Konfirmasi Positif Covid-19 yang telah berhasil dihimpun mencapai 200 kasus.

Salah satu Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Rahmaniyah Sekayu (STIHURA) sekaligus Menteri Informasi dan Komunikasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Riyan SyahPutra mengungkapkan, dengan meningkatnya kasus positif di kabupaten Musi Banyuasin mari kita patuhi Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan.

" Saya turut merasa perihatin atas meningkatnya Kasus Konfirmasi Positif di kabupaten kita, saya kita ini suatu pembelajaran dimana kita tidak boleh memikirkan diri kita sendiri, kita harus saling memikirkan apalagi wabah ini belum bisa di Prediksi kapan akan berakhir," ujar Riyan, Selasa (30/9/2020).

Selain itu, beberapa cara telah dilakukan Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin dimana beberapa waktu lalu Bapak Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA telah mengeluarkan Perbup Nomor 67 Tahun 2020 tentang penegakkan disiplin bagi Pelanggar Protokes.

" Kita semua harus saling mengingatkan sayang diri kita dan keluarga kita wabah Covid-19 ini tidak mengenal siapa dan dimana. Akan tetapi, Solusi terbaik adalah Patuhi apa yang telah ditetapkan, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker apapun aktivitas kita, saya setuju dengan apa yang dilakukan bapak Bupati melalui Perbup yang telah dikeluarkan," ajak Riyan yang kesehariannya adalah seorang Jurnalis yang bertugas di kabupaten Musi Banyuasin.(hs)

Posting Komentar