LAHAT,MJ. - Naas dialami Mobil angkutan jenis kontainer  yang membawa batubara dari PT Dizamatra ke Stasiun Muara Lawai di wilayah  Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat .  Selasa dini hari( 13 /10) Sekitar pukul 01.30 Wib menabrak satu buah rumah warga dan mengalami hancur lebur.

Diduga akibat mengalami kerusakan rem, mobil kontainer tersebut melaju dan hilang kendali, sehingga menyebabkan  terjadi Laka Lantas di Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat, tepatnya di simpang jalan keluar Perusahaan PLTU Priamanaya Menuju Jalan Lintas Ke Arah Muara Enim. 

Pantauan awak media dilapangan, awalnya mobil truk Kontainer pengangkut batubara tersebut keluar dari simpang PLTU Priamanaya. Kemudian menuju arah Muara Enim.

Pada saat  mobil bermuatan tonase besar batubara tersebut  berjalan, mobil mengalami hilang kendali, sehingga dengan bobot yang sangat berat, mobil tersebut menghantam satu unit rumah hingga rata dengan tanah. Hasil penelusuran lebih jauh menyebutkan,  selain mengalami kerusakan rem ( rem blong), diduga  sopir juga mengantuk.

Sopir mobil tersebut FY (35) warga Desa Muara Maung mengalami luka berat dan  Patah Kaki. Sementara itu RA (45) warga Desa Kebur Korban akibat peristiwa tersebut meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Lahat AKP Adriansyah saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian Laka Lantas tersebut mengakibatkan satu rumah hancur. Kondisi di TKP sejauh ini kondusif. 

"Benar ada laka Lantas mobil batubara menghantam rumah warga. Rumahnya hancur sehingga ada korban meninggal dunia. Sopirnya saat ini sedang dirawat di umah sakit," jelas Kasat Lantas pada awak media Selasa (13/10) saat dikonfirmasi.

Sempat terjadi kemacetan akibat peristiwa tersebut . Warga setempat  sempat menghentikan seluruh mobil angkutan batubara yang melintasi wilayah tersebut.

Namun kemacetan dapat diurai saat Satlantas Polres Lahat mendatangi lokasi dan mengatur situasi lalu lintas serta dibantu oleh  anggoata Polsek Merapi Barat.

Sementara itu Ragil yang mewakil PT Dizamatra saat dikonfirmasi mengatakan,  dirinya membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakannya mobil truk kontainer tersebut mengangkut batubara dari PT Dizamatra menuju Stasiun Muara Lawai. Mobil yang menabrak tersebut adalah milik subcon trasportir. 

Ditambahkannya, pihak perusahaan sudah melihat kondisi rumah korban dan memberikan perhatian. Selanjutnya kita akan menunggu komunikasi berikutnya.

"Saat ini masih menunggu hasil Olah TKP dari Kepolisian apa yang menyebabkan terjadinya hal tersebut. setelah resmi penyebabnya akan ditindak lanjuti rekomendasinya. Sopir truk saat ini masih dirawat, pengurus transportirnya sudah berkoordinasi dengan pihak korban. Untuk detailnya bisa dikonfirmasi dengan pengurus transporternya," sampai Ragil pada awak media. (IN)

Posting Komentar