PRABUMULIH,MJ. – Ulah Nova Satria Wijaya (38), oknum guru SMPN di Kota Nanas ini tidak patuh dicontoh. Harusnya, sebagai guru ia harus memberikan contohkan yang baik bagi muridnya. Bukan, malah terjerat narkoba jenis dengan rekannya Azwar (63), sedang fly ketika baru saja mengelar pesta narkoba.



Pada Sabtu (5/9/2020), sekitar pukul 05.00 WIB, warga Jalan Mayjen Ryacudu Metro Pusat, Lampung digerebek Tim Macam Puti Satres Narkoba bersama Azwar di kediamannya, Jalan Sepatu Gang Melati Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur.


Pengerebekan tersebut didasari laporan masyarakat, resah sering dijadikan lokasi pesta sabu di kediaman Azwar tersebut.

Dari tangan keduanya, petugas mengamankan 2 buah klip bening yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,36 gram.

Lalu, 1 buah pirek kaca berisi sabu 1,45 gram, 1 (satu) ball plastik bening, 1 helai celana training warna biru dongker, 1 unit HP merk Samsung warna putih, 1 Unit Hp merk Vivo Y1 warna hitam, dan 1 buah HP merk Sony XYS warna silver.

Usai penangkapan, kedua tersangka dan barang bukti diamankan ke Mapolres untuk proses hukum selanjutnya.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kasatres Narkoba, AKP Fadilah Ermi Ersa Yani SSos SIk menerangkan, kalau tersangka Azwar merupakan pemain lama dari penyalahgunaan narkoba.

“Kalau tersangka, NSW (inisial, red) baru kali ini terjerat kasus narkoba. Diduga merupakan pemakai baru, saat kita gerebek hingga sekarang (kemarin sore, red) masih dalam keadaan fly alias tinggi akibat pengaruh sabu digunakannya,” terangnya sambil menyebutkan, kalau tersangka NSW merupakan PNS dan seorang guru olahraga di SMPN di Bumi Seonggok Sepemuyian ini.

Kedua tersangka sendiri, akunya dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 UU No 35/2009 tentang narkotika dan psikotropika. “Ancaman minimal 4 tahun penjara, maksimal 12 tahun penjara. Denda minimal Rp 800 juta dan maksimal Rp 8 miliar,” pungkasnya.# Rilis Polres

Posting Komentar