MUBA,MJ. – Terkait Aksi yang dilakukan oleh warga kecamatan Plakat Tinggi dan kecamatan Tungkal Jaya yang menggugat PT Muba Elektric Power (MEP) dikarenakan seringnya pemadaman aliran Listrik, Komisi II DPRD Muba siap menuntaskan.


Hal itu dipicuh lantaran seringnya di dua kecamatan tersebut dilakukan pemadaman. Namun, tidak adanya pemberitahuan yang jelas oleh Pihak PT Muba Elektric Power. Aksi ini juga adalah buntut dari Aksi yang dilakukan sebelumnya oleh Warga kecamatan Plakat Tinggi.

Ketua Komisi II DPRD kabupaten Musi Banyuasin Muhammad Yamin yang didampingi oleh Anggota Komisi II lainya yaitu Senen H Hanan turut juga dihadiri oleh Karan Karnedi SH, M Isa, Edi Hariyanto, Rudi Hartono SSos, Sodingun SH, Dedi Zulkarnain langsung menerima warga yang mendatangi gedung DPRD Muba.

Muhammad Yamin dalam sambutan penerimaan Warga kecamatan Plakat Tinggi dan Tungkal Jaya didepan Kantor DPRD Muba tersebut mengatakan, Kita juga merasakan apa yang menjadi keluhan dan tuntutan masyarakat dua kecamatan, yaitu saudara kita dari plakat tinggi yang diwakili oleh sekitar 10 orang, yang menamakan dirinya Ganaspati, dan 25 orang perwakilan saudara kita dari Tungkal Jaya, yang menamakan dirinya Geram Gelap.

” Semua tuntutan mereka adalah tentang intensitas pemadaman listrik yang dikelola oleh PT MEP, dan menurut saya tuntutan di dalam aksi mereka adalah hal yang sangat wajar, makanya kami mengundang mereka untuk RDP (Rapat Dengar Pendapat), dengan pihak PT MEP yang diperluas juga dengan melibatkan lintas komisi, agar semua persoalannya bisa dicarikan solusi yang terbaik,” dikatakan Muhammad Yamin yang juga selaku Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Selasa (15/9/2020).

Yamin menjelaskan, Alhamdulillah rapat yang saya pimpin langung tersebut meskipun banyak terjadi perdebatan dan silang pendapat, setelah saling mendengarkan masukan dari berbagai pihak, dan mendengarkan penjelasan dari komitmen dari direktur PT MEP yaitu saudara Augie Bunyamin, maka RDP tersebut menghasilkan 4 point penting yang disepakati, dan sama-sama harus dijaga dengan komitmen yang tinggi dari semua pihak.

” Adapun beberapa point yang kami dapatkan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP). Dengan hasil rapat sebagai berikut :

1. Merekomendasikan kepada Saudara Bupati Musi Banyuasin melalui PT. MEP untuk segera menyelesaikan Permasalahan Listrik di Kecamatan Plakat Tinggi dan Kecamatan Tungkal Jaya dalam waktu 2 (dua) bulan kedepan.

2. Agar PT MEP segera memperbaiki Manajerial dan Operasionalnya sehingga kinerja PT MEP dalam melaksanakan pelayanan listrik bagi masyarakat berjalan optimal.

3. Pemadaman listrik dapat dilakukan oleh PT MEP setiap seminggu hanya 2 (dua) kali dengan catatan disepanjang tanah lintasan terpasang jaringan listrik PT MEP tidak ada tanam tumbuh di Wilayah Kecamatan Plakat Tinggi dan Tungkal Jaya.

4. Jika dalam waktu yang telah ditetapkan, permasalahan listrik belum terselesaikan oleh PT MEP maka DPRD Kabupaten Musi Banyuasin akan melaksanakan kajian secara hukum dan sosiologis untuk menentukan kebijakan terkait penyelesaian permasalahan listrik di Kabupaten Musi Banyuasin,” beber Yamin.

Dan terakhir, harapan saya berangkat dari hasil rapat tersebut, apa yang menjadi keluhan dan tuntutan masyarakat pelanggan PT MEP di kabupaten Musi Banyuasin bisa teratasi,” pungkasnya.
(hs) 

Posting Komentar