LAHAT,MJ.-- Berdasarkan Intruksi Presiden RI Nomor 6 tahun 2020 dan ditindak lanjuti Intruksi Mentri dalam Negeri nomor 4 tahun 2020 tentang petunjuk pembuatan Pergub dan Perbub Atasi Pandemi Covid dengan tujuan utama melindungi masyarakat dari Pandemi Covid -19.

Dimana kita ketahui wabah pandemi Covid-19 ini tidak dapat di predeksi kapan akan berahir, sedangkan roda pemerintahan harus tetap berjalan begitu juga perekonomian rakyat jadi saat sekarang kita hidup ditengah pandemi covid 19 .

Untuk itu Sesuai Intruksi Presiden dan ditindak lanjuti Menteri dalam Negeri pemerintah kabupaten Lahat sedang memproses pembuatan Perbub atasi pandemi covid agar dapat melindungi masyarakat terkena wabah virus corona.

Hal ini disampaikan H.Alia Pandi Ketua Gugus Tugas covid -19 yang megatakan 3/9 diruang kerjanya Proses Pembuatan Perbub Atasi corona tinggal menunggu pegesahan dari Gubernur Sumsel H.Herman Deru.

H.Alia Pandi juga menambahkan bila Perbub ini sudah disyahkan oleh Gubernur Sumsel maka Pemerintah akan membentuk Tim Pelaksana tugas Lapangan guna untuk menerapkan aturan Protokol Kesehatan yaitu rajin Cuci tangan, jaga jarak,pakai masker agar terhindar dari virus corona.

Ia juga menambahkan dalam penerapan Perbub nanti bila masyarakat dan pelaku usaha tidak mematuhi protokol kesehatan maka akan di berikan sangsi diantaranya sangsi ringan,sangsi sedang,sangsi  berat.

Dari tiga sansi yang akan kita terapkan dilapangan apabila ditemukan masyarakat maupun pelaku usaha yang bandel dan tidak mematuhi aturan protokol kesehatan pertama  sangsi ringan kita berikan sangsi ringan dengan memberikan arahan agar mematuhi aturan protokol kesehatan,kedua sangsi sedang bila kembali ditemukan masyarakat dan pelaku usaha tidak ikuti aturan protokol kesehatan sangsinya mereka akan kita arakan seperti contoh melakukan bersih bersih di trotoar jalan lalu kita rekam dan viralkan di Metsos atau media,ketiga sangsi berat bagi masyarakat perseorangan tidak taat aturan maka akan dilakukan penahanan diri juga penhanan Identitas selama 14 hari,sedangkan untuk pelaku usaha selain menahanan juga akan diberikan sangsi penutupan sementara usaha mereka bila masih membandel maka akan dilakukan pencabutan izin usaha mereka jelasnya.

Elan Setiawan 42 tahan salah satu masyarakat Kota Lahat juga Ketua Komunitas Perduli Kabupaten Lahat (KPKL) menyambut baik dan mendukung Program Pemerintah Kabupaten Lahat dalam melindungi masyarakat guna megatasi masalah pandemi covid-19,namun dalam penerapan dan pemberlakuan Perbub nanti Elan berharap tidak ada tebang pilih baik kepada masyarakat maupun ke pelaku usaha katanya sambil berkata tegakan keadilan.(Dni)

Posting Komentar