M ENIM,MJ. -- Menyimak dari Permasalahan yang terjadi di Desa Pangkalan Babat Kecamatan Empat Petulai Dangku,apa yang dikeluhkan warga setempat tentang keluhan yang menyangkut kinerja atas nama kepala desa (Aswari) di Pemerintahan Desa Pangkalan Babat.

Berdasarkan keluhan keluhan warga yang menjadi sebuah perbicangan seperti masalah pembangunan desa tersebut ,ganti rugi Rumah retak dari PT.LCL,dan juga masalah dana Gapura.

Kemarin kita awak media langsung meminta pertemuan untuk klarifikasi atas apa yg telah menjadi keluhan didesa tersebut,Jum'at Pukul 10.30 wib (11/09/2020)

Terkait apa yang Menjadi keluhan warga desa Pangkalan Babat kepala desa Aswari langsung menanggapi hal tersebut menurutnya apa yang menjadi keluhan beberapa warga yang tidak mau disebutkan namanya,"Terus terang semenjak saya diberi kepercayaan untuk menjadi Pemimpin di Desa ini saya telah berusaha semaksimal mungkin untuk membangun Desa ini ,kalau untuk masalah Pembangunan bisa kalian lihat sendiri semua telah kami kerjakan sesuai dengan RAB yang sudah ditentukan.

Adapun untuk masalah Ganti rugi Rumah retak warga itu sudah ada sebagian yang sudah mendapat ganti dan juga ada yang belum dari Perusahaan PT.LCL dalam masalah ini saya sebagai kepala desa juga mengharap kepada pihak warga masyarakat yang belum mendapatkan ganti rugi tersebut dimohon kesabarannya karena kita juga masih menunggu Proses dari pihak PT.LCL,"Terangnya.

Dan untuk permasalahan pembangunan Gapura desa kita tidak ada yang namanya bantuan dari pihak manapun,apalagi yang diisukan oleh oknum oknum tertentu yang mengatakan ada dana bantuan dari pihak perusahaan PT.LCL.untuk pembangunan Gapura tersebut kami bangun dengan Dana Desa (DD).

Senada dengan yang dinyatakan Oleh pihak Humas PT.LCL saat kami konfirmasi adanya isu tentang dana Gapura tersebut pihak humas yang diwakili oleh ( SUPRIYANTO ) melalui via WA  Menyatakan kalau untuk masalah Gapura tersebut memang tidak ada Bantuan dari pihak perusahaan.#Hendra

Posting Komentar