OGAN ILIR,MJ. -- Jajaran  pimpinan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Ilir  (OI) menerima Audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)  KM Unsri  di secretariat  PWI OI, Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan, Rabu (12/8/2020).

Dari BEM KM Unsri Kabinet Gema Kolaborasi saat itu hadir  Presiden Mahasiswa   (Presma) Muadz didampingi oleh Staffsus Presiden Mahasiswa Muhammat Narsudin, Menteri Luar Negeri Bagas Pratama, Sekretaris Menteri Luar Negeri Rima Melati, Menteri Politik dan Propaganda M. Salma Nur Yahya, Menteri Pemberdayaan Perempuan Nur Habibah Aini, dan Sekretaris Menteri PPSDM Rosi Yulianti.

Sedangkan pengurus PWI  Kabupaten Ogan Ilir  hadir Ketua Yasandi, Sekretaris Sarono P Sasmito didampingi salah seorang anggota Dewan Penasehat Drs. Iklim Cahya, MM.

Pada kata pembukanya Ketua PWI Yasandi menyambut baik kehadiran para aktifitis mahasiswa yang tergabung dalam BEM Unsri. Pihak PWI juga menyambut baik tawaran untuk bersinergi dalam berbagai bentuk kerjasama yang bisa direalisasikan.

Yasandi juga sangat mengapresiasi kunjungan silaturahmi yang diadakan oleh BEM KM UNSRI Kabinet Gema Kolaborasi 2020 dan membuka selebar-selebarnya ruang bagi mahasiswa yang ingin menjalin hubungan baik bersama PWI.

Pada kesempatan itu Yasandi juga menjelaskan, PWI OI saat ini memiliki anggota lebih kurang 50 orang. Mereka tergabung dari berbagai media baik cetak, online maupun elektronik.

Senada dengan itu Sarono P Sasmito yang juga alumni FKIP Biologi  Unsri yang dulunya tergabung sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FKIP Unsri menyatakan siap bersinergi dalam segala hal dengan BEM Unsri.

“Termasuk dalam upaya mengawal Pilkada OI yang sekarang sudah masuk tahapan kita siap bersinergi dengan mahasiswa sehingga perhelatan politik ini membawa kemaslahatan untuk semua rakyat OI,” ujar pria yang juga Pemimpin Redaksi Swarnanews ini.

Sementara itu Bagas Pratama mengemukakan kedatangan mereka bertujuan untuk membangun sinergisitas antara mahasiswa dan PWI Kabupaten Ogan Ilir dalam membangun gerakan perubahan yang lebih baik lagi.

Bahwa mahasiswa sebagai kaum milenial dituntut agar lebih aktif dan lebih kreatif lagi dalam memberikan informasi yang sebenarnya dan ikut serta dalam pencerdasaran bagi generasi selanjunya.

Sedangkan Presma Muadz mengharapkan Pilkada di Kabupaten OI nanti akan lebih mengedepankan  gagasan yang rasional dibandingkan hal-hal yang lebih menekankan emosional. Dengan demikian siapapun yang akan dipilih oleh rakyat nanti nanti memang figure memenuhi criteria dan mampu mewujudkan berbagai hal yang didambakan oleh rakyat. Baik dalam hal peningkatan ekonomi dan kesejahteraaan rakyat, pendidikan, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan.

Di sisi lain Iklim Cahya yang juga alumni FISIP Unsri menyambut baik kedatangan mahasiswa tersebut. Dia juga mengemukakan, dalam konstetasi Pilkada ini wartawan mempunyai tugas untuk mewujudkan Pilkada yang berkualitas. Sedangkan dalam pelaksanaan pekerjaannya wartawan tunduk pada organisasi yang diikuti misalnya anggota PWI tunduk dengan peraturan PWI serta kebijakan redaksional di media masing-masing. Intinya apa yang ditulis oleh wartawan tidak boleh melanggar rambu-rambu yang tercantuk dalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Untuk realisasi rencana ke depan BEM KM Unsri Kabinet Gema Kolaborasi 2020 bersepakat untuk berkolaborasi dalam beberapa program kerja yang akan di rancang bersama PWI termasuk diantaranya menggelar diskusi tentang Pilkada yang akan menghadirkan pengurus PWI OI sebagai pembicara.

“Tentu saat kondisi covid ini masih bisa dilakukan dalam bentuk virtual dulu,” ujar Bagas

Sedangkan mengenai masukan mereka atas kondisi Kabupaten OI akan tertuang dalam bentuk kajian-kajian yang nantinya akan direlease dan dipublikasi di berbagai media yang terbit dan wilayah liputan OI.  Diakhir pertemuan digelar ramah tamah dan  foto bersama sebagai bentuk dokumentasi. (Nwf)

Posting Komentar