Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 23, 2019

Perkosa Anak di Bawah Umur, Aris Bersiap Dikebiri

Gambar
MOJOKERTO, MJ.NET -- Pelaku pencabulan dan pemerkosaan terhadap 9 anak di bawah umur di Mojokerto akan segera dikebiri. Karena kasus hukumnya sudah selesai dan memiliki kekuatan hukum tetap atau inkracht. Aksi pencabulan tersebut dilakukan oleh Muhammad Aris (21) warga Mengelo Tengah, Sooko, Mojokerto yang sebelumnya divonis Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto pada Kamis (2/5/2019) lalu dengan hukuman 12 tahun penjara ditambah harus dikebiri. Mendengar Vonis tersebut, kuasa hukum Aris langsung menyatakan banding, sehingga proses hukumnya dilanjutkan ke jenjang lebih tinggi yakni Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya. Informasi yang dihimpun hasil banding di PT menyatakan bahwa pelaku dinyatakan bersalah dan putusannya justru memperkuat putusan yang dikeluarkan PN Mojokerto. Kapala Kejari Mojokerto, Rudy Hartono ketika dikonfirmasi terkait hasil putusan banding tersebut membenarkan bahwa putusannya sudah keluar dan sudaj memiliki kekuatan hukum tetap. Kata Kajari, pihakny

Akhir Desember, Perbaikan Jalan Provinsi Ditargetkan Rampung

Gambar
Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Mawardi Yahya berdiskusi dengan jajarannya pada waktu istirahat monitoring progres perbaikan jalan provinsi tahun 2019 (13/8/2019) PALEMBANG, MJ -- Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun ini telah mengalokasikan dana sebesar Rp 1,050 Trilium untuk memperbaiki 1.513 kilometer ruas jalan dan jembatan milik Pemprov Sumsel. Proses pengerjaan perbaikan jalan yang menjadi tanggungjawab Dinas Pekerjaaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PU BM-TR) Sumsel ini sudah dimulai sejak bulan April lalu. Kepala Bidang Jalan Dinas PUBM-TR Sumsel, Mukhtar mengatakan bahwa pekerjaan perbaikan jalan Provinsi pada tahun ini berupa pengerasan aspal dan beton, belum menggunakan aspal karet. "Perbaikan jalan yang dilakukan berupa pengerasan aspal dan beton (rigid), kebanyakan hampir 80 persen aspal dan sisanya beton, kalau menggunakan aspal karet untuk perbaikan jalan provinsi belum ada.” kata Muchtar, Jumat (23/8/2018).