Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 14, 2019

Kasus Dana Hibah 2013, Penyidik Periksa Alex Noerdin

JAKARTA. MJ.NET -- Penyidik Kejaksaan Agung RI memeriksa mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Rabu (14/8/2019). Alex diperiksa selama lebih dari enam jam terkait kasus korupsi dana hibah pada tahun anggaran 2013. Alex Noerdin yang diperiksa sebagai saksi tiba di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (14/8), pukul 09.00 WIB dan keluar pukul 15.25 WIB. Sebelumnya, penyidik Pidsus Kejagung telah memeriksa mantan Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Yusri Effendy dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (KTAPD). Penyidik juga telah menentapkan dua tersangka untuk kasus ini, yaitu mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumatera Selatan dan mantan Kepala Kebangpol Sumatera Selatan. Keduanya telah disidangkan di Pengadilan Tipikor Palembang. Kasus dugaan korupsi itu berawal saat pemerintah provinsi menganggarkan dana hibah dalam APBD Provinsi Sumatera Selatan sebesar Rp2,1 triliun pada tahun anggaran 2013. Dari juml

Akhir Kontraversi, Enzo Tetap dipertahankan

Gambar
JAKARTA, MJ.NET -- Sosok taruna Akademi Militer (Akmil) keturunan Prancis, Enzo Zenz Allie, sempat jadi kontroversi karena viral dikaitkan dengan organisasi terlarang. Pada akhirnya, Enzo tetap dipertahankan TNI. Keberadaan Enzo di Akmil awalnya ramai dibahas karena sosok blasterannya yang berbeda. Almarhum ayah Enzo adalah warga Prancis, sedangkan ibunya merupakan orang Indonesia. Bahkan sosoknya sempat menarik perhatian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, ketika sidang pantukhir. Saat itu, Marsekal Hadi bertanya kepada Enzo dalam bahasa Prancis yang kemudian dijawab oleh pemuda itu. Enzo kala itu mengaku ingin menjadi anggota Kopassus. Beberapa hari setelah videonya viral, kabar lain tentang Enzo meyeruak. Beredar foto pemuda diduga Enzo yang membawa bendera tauhid. Bersamaan dengan foto itu, beredar narasi Enzo punya keterkaitan dengan organisasi yang sudah dilarang di Indonesia, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Kabar itu sempat membuat riuh di media sosial. Bahk