Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 1, 2019

Pura-pura Meninggal Demi Menghindari Hutang, Pria ini Nyaris dikubur Warga

Gambar
MADURA, MJ - Banyak cara dilakukan orang yang tengah terlilit utang agar terhindar dari tagihan. Salah satunya dengan berpura-pura mati, seperti yang dilakukan Robi Anjal. Kelakuan Robi ini menghebohkan warga Sampang, Madura. Video berdurasi 4 menit 49 detik yang menggambarkan kalau Robi sudah dikafani warga dan siap dikuburkan. Videonya pun viral di media sosial (medsos). Video tersebut memperlihatkan seorang pria yang sudah meninggal, namun tiba-tiba hidup kembali. Padahal, kondisi pria tersebut sudah memakai kain kafan di setengah tubuhnya. Pria tersebut diketahui bernama Robi Anjal, warga Pontianak, Kalimantan Barat. Robi disebut memiliki wasiat jika meninggal ingin dikubur di sekitar Pondok Pesantren Karongan, Desa Tanggumong, Kecamatan Kota Sampang, Madura. Dalam video itu, tampak jasad Robi diturunkan dari mobil ambulans. Namun, tiba-tiba jasad yang mengenakan kain kafan separuh badan ini memperlihatkan tanda-tanda jika masih hidup. Kasubbag Humas Polres

Massa Serang Polisi di Empat Lawang, Empat Anggota Kritis

Gambar
EMPAT LAWANG, MJ – Aksi penyerangan terjadi di Empat Lawang, Sumatera Selatan, Rabu (31/7/2019) malam. Empat orang anggota di Polsek Ulu Musi dilaporkan mengalami luka tusuk dan kritis. “Iya ada penyerangan oleh sekelompok orang malam ini. Total 4 anggota kami kena tusuk dan kritis,” kata Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko saat dimintai dikonfirmasi, Rabu (31/7/2019). Eko mengungkapkan penyerangan itu bermula saat Kanitreskrim Polsek Ulu Musi, Ipda Arsan dan 3 anggotanya mengamankan pelaku pengancaman di daerah tersebut. Belum sempat diamankan, Kanitres dan seorang anggota tiba-tiba ditusuk pakai pisau oleh dua pelaku, Erwin dan Erwan. Sementara dua anggota lainnya langsung menindak tegas pelaku. “Ya setelah tindakan tegas itu kan kedua anggota dibawa ke RSUD Tebing Tinggi. Tiba-tiba sekitar Pukul 21.00 WIB ini ada massa 2 truk, sekitar 50 orang datang ke RSUD,” katanya. Massa yang datang langsung mencari anggota yang berjaga dan melakukan penyerangan secara brutal