OGAN ILIR,  MJ -- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK)  Ogan Ilir mengamankan empat orang oknum PNS di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Ogan Ilir atas dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Keempat oknum ASN tersebut adalah RF (33), RS (30), EP (39), dan FH (34).

Sayangnya pihak BNNK Ogan Ilir belum bisa memberikan keterangan keempat oknum ASN tersebut saat ini aktif di dinas atau OPD mana saja di Pemkab Ogan Ilir.

Selain keempat oknum ASN tersebut juga diamankan satu orang tukang bentor berinisial BR (29).

Dari hasil tes urine yang dilakukan semuanya positif sebagai pengguna narkoba.

Kasi Berantas BNNK Ogan Ilir, Kompol Jhon Lee, didamping Kasi rehabilitas, Naris Dwi Lestari, dan Kasubag Umum, Zainal Arifin, dalam siaran persnya pada hari Rabu (25/9/2019) mengungkapkan pada Selasa (24/9/2019) pihaknya menerima informasi dari masyarakata bahwa di salahsatu rumah yang berada di Komplek Rumah Susun Bhakti Guna Palembang sering dijadikan lokasi pesta narkoba.

Atas laporan tersebut BNNK langsung melakukan olah TKP dan ternyata benar saat itu terdapat dua orang oknum ASN usai pesta narkoba.

Penggeledahan pun dilakukan, hasilnya didapati barang bukti berupa alat hisap sabu.

Selang beberapa waktu kemudian satu orang tukang bentor datang ke TKP dan langsung diamankan saat itu. Kemudian, datang lagi dua orang oknum ASN lainnya.

Kini para pelaku telah diamankan dan digelandang ke BNNK Ogan Ilir berikut barang bukti untuk diwajibkan rehabilitas.

Dijelaskan Jhon Lee, para pelaku diwajibkan untuk direhabilitasi karena pelaku hanya merupakan korban penyalahgunaan narkoba saja. Maksimal rehabilitasi yakni selama tiga bulan.

Sementara dari pihak keluarga pelaku meminta kiranya direhabilitasi di IPBL Pagar Alam.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Ogan Ilir, H.M Ilyas Panji Alam, belum berhasil dikonfirmasi atas ulah oknum ASN tersebut

Posting Komentar