MUARA ENIM, MJ -- Oknum kepala desa (kades) Desa Melilian Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim dilaporkan oleh wartawan Merdeka News ke Kepolisan Sektor (Polsek) Gelumbang, Muara Enim pada Rabu (21/8/2019).

Pelaporan tersebut terjadi akibat oknum kades Melilian bernama Mumaidi bersama perangkatnya diduga menghalangi kerja wartawan Merdeka News Fauzi Ishak bersama rekannya Ali Sain saat hendak meliput pembangunan proyek dana desa di Desa Melilian.

Menurut keterangan Fauzi Ishak didampingi Ali Sain, mengatakan bahwa mereka selaku pengontrol sosial penyambung lidah masyarakat telah dilecehkan oleh oknum kades Melilian bernama Muhmidi.

“Bukan hanya dilecehkan, alat kerja kita seperti handphone juga dirampas oleh beberapa perangkat desa suruhan oknum kades tersebut. Bahkan ia juga mengancam kita apabila memberitakan terkait buruknya pekerjaan proyek yang menggunakan dana desa (DD), “ Jelas Fauzi.

”Awas jika kamu beritakan buruk dana desa, kamu bakal saro (susah-red),” ujar Muhmidi yang diceritakan kembali oleh Fauzi dan Ali.

Dikatakan Fauzi, “Karena kami merasa terancam oleh oknum Kades dan beberapa perangkatnya saat kami bertugas, kami pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi dengan dasar laporan nomor LP: B./93/VIII/2019/Sumsel/Res/M.Enim, Tentang perbuatan tidak menyenangkan dalam Pasal 335 KUHP, ” Kata Fauzi, Kamis (22/08/19).

Sementara terkait masalah ini, oknum kepala desa Muhmidi ketika dikonfirmasi melalui nomor ponselnya tidak aktif.

Posting Komentar