PALEMBANG, MJ -- Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak dua gugatan atas dua kursi DPRD Kota Palembang milik caleg partainya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palembang menggelar acara Syukuran dan Doa bersama di kantor DPC Kota Palembang (8/8/2019).

Ketua DPC PKB Kota Palembang, Sutami Ismail, S.Ag. mengungkap bahwa acara tersebut digelar sebagai rasa syukur atas keputusan MK tersebut.

"Saya berbahagia mendengar ditolaknya gugatan tersebut. Saya bersyukur MK telah menetapkan putusan yang adil" ungkap Sutami yang juga salah satu caleg terkait dalam gugatan.

Selain bersyukur atas putusan MK, Sutami juga mengungkap rasa syukur atas perolehan kursi PKB dalam Pemilihan Umum pada bulan April lalu.

"Palembang enam dapil. Alhamdulillah, PKB punya kursi di setiap dapilnya." lanjut Sutami.

Dalam kesempatan yang sama, Sutami mengucapkan rasa terimakasihnya atas kepercayaan masyarakat yang telah menyalurkan aspirasinya ke PKB.

"Terima kasih kepada masyarakat yang mempercayai kami. Kami juga mohon doa restunya agar kami bisa menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat dengan baik" ujar Sutami di akhir sambutannya.

Untuk diketahui, rapat pleno KPU Kota Palembang pada awal Juli lalu menetapkan perolehan dan jumlah kursi DPRD Kota Palembang hasil Pemilu DPRD Kota Palembang yang diselenggarakan pada April lalu.

Dalam pleno tersebut, KPU menetapkan enam kursi milik PKB yang diperoleh dari enam dapil di Kota Palembang.

Namun, tidak semua kursi yang ditetapkan bisa diterima oleh caleg atau partai lainnya. Dari enam kursi yang diperoleh PKB, sebanyak dua kursi digugat ke Mahkamah Konstitusi.

Gugatan pertama diajukan caleg Partai Demokrat di dapil 2 (kecamatan Sukarami, Alang-alang Lebar dan Kemuning) terhadap kursi milik Sutami Ismail. Sedangkan gugatan kedua oleh Caleg Partai Hanura di dapil 3 (kecamatan IT I, IT II dan IT III) atas kursi milik H. Endar Himawan. 

Dalam perkembangannya, majelis hakim konstitusi memutuskan menolak kedua gugatan dari Partai Hanura dan Demokrat ini.

Selanjutnya pasca putusan MK tersebut, dua kursi milik PKB yang sempat tertunda, kembali menjadi milik kader PKB.

Posting Komentar