INSPIRASI, MJ.NET - Pohon pisang adalah tanaman daerah tropis yang dapat hidup dan berkembang tanpa memerlukan perhatian khusus. Tidak heran tanaman ini dapat ditemukan hampir di seluruh pelosok desa di Indonesia.

Namun, tidak seperti pohon tanaman lainnya, pohon pisang hanya berbuah sekali seumur hidup. Sebagai penggantinya, akan tumbuh tunas baru di sekitar batang induknya.

Kebanyakan petani pisang, hanya memanfaatkan buah dan daunnya saja. Setelah pisang berbuah dan buahnya dipetik, pohon pisang langsung ditebang begitu saja. Padahal selain dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair, pohon pisang juga dapat digunakan sebagai media tanam yang murah dan efektif.

Keunggulan Media Tanam Batang Pisang

Media tanam batang pisang memiliki beberapa keunggulan dibanding media lain, di antaranya:
  • Mengandung banyak pati yang berfungsi sebagai sumber nutrisi tanaman dan juga mengandung mikroorganisme didalamnya yang akhirnya menjadi kompos.
  • Memiliki senyawa penting seperti antrakuinon, saponin dan flavonoid. Peran senyawa antrakuinon pada tanaman yaitu untuk mendorong tumbuhnya rambut akar pada tanaman, yang berguna untuk membantu tanaman menyerap nutrisi.
  • Mengandung kadar air 80 %.
  • Bisa mensuplai kadar glukosa sendiri.
Media tanam yang menggunakan batang pisang yang masih hidup

Batang pisang yang dapat digunakan

Budidaya sayuran dengan media tanam batang pisang dapat menggunakan batang pisang yang masih hidup (belum ditebang) maupun batang pisang yang sudah mati (sudah ditebang).

Dari pengakuan beberapa pengnggunakan batang pisang yang masih hidup sebenarnya lebih banyak disukaiedia tanam yang menggunakan batang pisang yang masih hidup sebenarnya lebih mudah dan lebih efektif bila dibandingkan dengan yang batang pisang yang sudah mati (ditebang). Hal ini dikarenakan akar batang pisang yang dipergunakan

Kelebihan media tanam batang pisang yang masih hidup ini antara lain:
  • Usia media lebih lama
  • Tanaman tidak perlu disiram
  • Tidak membutuhkan tiang/rak penyangga
  • Bisa digunakan dengan atau tanpa tanah

Model  media tanam batang pisang yang sudah mati
Kelebihan media tanam batang pisang yang sudah mati (sudah ditebang) ini antara lain :
  • Lebih hemat tempat, karena dapat dibuat secara bersusun seperti rak.
  • Bisa dipindah-pindahkan.
  • Dapat diptong sesuai keinginan.
  • Dapat dibuat secara vertikal ataupun horizontal.

Cara Membuat Media Tanam Batang Pisang

Persiapan sebelum membuat media tanam batang pisang:
  • Benih sayuran yang hendak ditanam,
  • Beberapa batang pisang (tergantung berapa banyak sayuran yang akan dibudidayakan)
  • Pupuk Bokashi atau bisa menggunakan pupuk kandang atau kompos.
  • Tanah
  • Pisau atau kaleng bekas berdiameter kurang lebih 10 cm.
Cara membuatnya:
  • Buat penyangga dari kayu, bambu atau besi terserah anda, ini digunakan untuk meletakkan batang pisang model horizontal,
  • Lubangi batang pisang dengan menggunakan kaleng bekas tadi yang berdiameterkurang lebih 10 cm. Tempatkan dengan jarak sekitar15-20 cm. Untuk  model batang pisang vertikal bisa dibuat dua jalur lubang.
  • Setelah lubang jadi, lanjutkan dengan pengisian tanah dan pupuk (bokashi, pupuk kandang, maupun pupuk kompos) dengan perbandingan2 : 1(2 untuk tanah dan 1 untuk pupuk) kedalam lubang gedebog pisang,
  • Setelah itu, diamkan selama 2-3 hari, setelah itu media siap digunakan untuk menanam benih sayur yang hendak anda budidayakan.
Untuk perawatan sayuran di media tanam batang pisang ini tidaklah sulit, anda cukup melakukan penyemprotan pupuk organik cair setiap 5 hari sekali dan diselingi dengan pengendalian hama, anda bisa menggunakan pestisida organik buatan sendiri, seperti Pestisida Nabati Dari Bawang Putih (Allium Sativum L).

Posting Komentar