PALEMBANG, MJ  -- Tindak kekerasan dalam kegiatan MOS SMA Taruna Indonesia yang berakibat meninggalnya dua orang siswanya mulai memasuki babak baru. Berkas penyidikan tersangka atas nama Obby Farisman saat ini telah rampung dan sudah dilimpahkan pada Jaksa.

"Sudah kita serahkan ke jaksa kemarin sore. Penyerahan berkas tahap satu ya," kata Kapolresta Palembang, Kombes Didi Hayamasyah ditemui di kantornya, Selasa (13/8/2019).

Didi mengatakan berkas tersebut sedang dipelajari pihak Kejaksaan Negeri Palembang. Bila ada yang kurang pihaknya bakal melengkapi berkas tersebut.

"Iya kita tunggu masih diteliti oleh jaksa. Setelah selesai pasti nanti dilimpahkan semua untuk tahap II, tapi kalau kurang segera kita lengkapi secepatnya," imbuh Didi.

Untuk diketahui, Obby ditetapkan sebagai tersangka di kasus tewasnya siswa bernama Delwyn Berli (16) saat mengikuti masa orientasi siswa (MOS) di SMA Taruna Indonesia. Obby diduga terlibat penganiayaan dan kekerasan terhadap Delwyn.

Korban (Delwyn) disebut sempat kejang-kejang dan pingsan saat mengikuti rangkaian kegiatan MOS, Jumat (12/7/2019) malam. Korban sempat dibawa ke RS Myria, Palembang dan akhirnya menghembuskan nafasnya disana.

Selain Delwyn, ada pula siswa bernama Wiko Jeriyanda (16). Wiko meninggal pada Jumat (19/7/2019) malam pasca-operasi usus. Keluarga menyebut Wiko masih sehat sebelum mengikuti masa orientasi siswa (MOS) di sekolah sampai akhirnya menjalani operasi usus.

Sebelumnya, Obby telah membantah dirinya terlibat dugaan penganiayaan. Melalui kuasa hukumnya Obby telah mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Palembang.

Hasilnya, praperadilan Obby ditolak oleh hakim tunggal Yosdi saat membacakan putusan di PN Palembang 8 Agustus lalu. Penetapan tersangka Obby dinilai sah dan sesuai prosedur dalam undang-undang yang berlaku.

Posting Komentar