INDRALAYA, MJ - Diduga tidak kuat menahan beban muatan kendaraan yang melintas, jembatan di Desa Ketapang II kecamatan Rantau Panjang kabupaten Ogan Ilir ini amblas. Nahasnya, amblasnya jembatan tersebut bersamaan dengan terjunnya truk bermuatan beras ke dalam sungai di bawahnya. (Kamis, 25 Juli 2019)
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa teraebut. Namun akibat peristiwa itu, jembatan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat lagi.
Menurut penuturan warga Desa Ketapang II, Mukmin (45), truk pengangkut beras itu datang dari arah dalam, Desa Ketapang 1 Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir. Tiba-tiba, mobil tersebut amblas hingga terbalik dan jatuh ke bawah jembatan.
“Jembatan kami jadi rusak dan jadi seperti ini,” ujarnya saat diwawancarai. Jembatan tersebut katanya, tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda 4. “Sementara ini, hanya kendaraan roda 2 dan satu bagian, yang bisa dilewati,” katanya.
Mukmin menambahkan, sebelumnya sudah 3 kali jembatan tersebut rusak karena mobil truk lewat di jembatan tersebut. Namun yang keempat kalinya ini merupakan yang terparah, hingga kendaraan roda 4 tidak bisa lewat.
Tentu saja jalan ini menghambat kendaraan roda 4 yang ingin melewati jalan tersebut. Ditambah lagi, jalan tersebut adalah jalan utama untuk masuk ke desa di dalamnya.
“Ada sekitar delapan desa di dalam itu, seperti Ketapang satu, Jagilano, Rantau Panjang, Janglo, tembus sampai ke Jakabaring,” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya berharap, agar jembatan tersebut segera diperbaiki oleh instansi berwenang. Sehingga, jalan tersebut dapat dilewati lagi oleh kendaraan roda 4 lagi.
“Tadi sudah ada orang dari Dinas PU Ogan Ilir yang datang, mudah-mudahan bisa diperbaiki segera,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR Edi Junny membenarkan kejadian tersebut dan dalam waktu dekat akan segera ditindak lanjuti. “Kita sudah dapat informasi dari masyarakat, tim kita sudah meninjau. Insya Allah dalam waktu dekat akan diperbaiki,” singkatnya.

Posting Komentar