BANYUASIN- Pemerintahan Kabupaten Banyuasin akan menutup tempat usaha ternak babi yang berada di RT 24/RW 03 Dusun Suka Makmur, Kelurahan Air Batu, Kecamatan Talang Kelapa.

Upaya penutupan ternak babi ini lantaran pemiliknya tidak memiki izin usaha (ilegal), hal itu berdasarkan Perda No.5 tahun 2012 tentang perizinan.

Pernyataan tegas itu disampaikan Kepala Satuan Pol PP, Damkar dan Penyelamat Banyuasin Drs Indra Hadi, MSi saat melakukan sidak ke kandang babi yang ada diwilayah tersebut.

“Kami tadi kelapangan guna memastikan kebenaran informasi bahwa ada peternakan babi dan ternyata benar usaha ternak babi itu ilegal,”ujar Indra Hadi didampingi Aziz Tamrin Kabid Perda

Sidak dilakukan bersama Tim Gabungan terdiri Satpol PP, DLH, Dinas Peternakan, Dinkes, Perizinan dan DPKUKM Banyuasin, Selasa (30/7) menemukan usaha peternakan babi yang dekat dengan kawasan pemukiman masyarakat. Dimana satu desa terdapat bangunan 10 kadang yang dihuni lebih dari 50 ekor babi.

Indra menjelaskan usaha ternak babi tersebut tidak memiliki perizinan dari pemerintah. Sedangkan memelihara ternak harus mempunyai izin.

Soalnya memelihara ternak babi di Kabupaten banyuasin tidak diperolehkan, apalagi itu di kawasan permukiman masyarakat muslim itu sangat tidak di perbolehkan.

“Karena itu permukiman masyarakat muslim, maka memelihara babi sangatlah mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat” paparnya

Untuk sementara pihaknya telah memberikan peringatan atau teguran pertama, dirinya minta diindahkan paling cepat 2 minggu. Setelah itu akan di adakan rapat dengan instansi terkait terhadap penutupan ternak babi.

“Peternakan babi itu kami minta harus segera dipindahkan dari Kabupaten banyuasin, karena Kabupaten banyuasin tidak mengizinkan ternak babi” tandasnya

Posting Komentar