PALEMBANG, MJ -- Hanya berselang satu hari pasca kejadian, Gubernur Sumatera Selatan sambangi korban kebakaran di Jalan Kemas Rindo, Gang Santai Kelurahan Sungki Kecamatan Kertapati Palembang, hari Kamis (11/7/2019).

Kehadiran orang nomor satu di Sumatera Selatan ini langsung menjadi perhatian  masyarakat yang berada di sana. Tidak sedikit yang berebut bersalaman dengan dirinya.

Usai menyapa warga dan memantau lokasi kebakaran di gang Santai tersebut, Herman Deru menyampaikan rasa duka atas musibah kebakaran tersebut. juga meminta kepada semua korban yang tertimpa ini untuk tetap semangat dalam menjalankan aktivitas dan yang penting jangan lupa beribadah.

"Kita harus tetap semangat dalam menjalankan aktivitas, kewajiban dan juga beribadah. Ini terjadi karena musibah dan ini harus diambil hikmahnya jangan dirundung kedukaan karena kita takut kalau sampai semangat hangus terbakar juga," katanya.

"Saya sebagai gubernur tentu tidak akan membiarkan pemerintah kota sendiri menangani ini karena bapak, ibu sekalian merupakan bagian dari Provinsi Sumsel. Saya atas nama keluarga, jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel turut berduka atas peristiwa ini," lanjut Deru.


Gubernur juga memastikan para warga mendapat bantuan air bersih untuk keperluan MCK (Mandi Cuci Kakus). Selain air bersih semua bantuan bagi anak sekolah dan mengurus dokumen penting akan dilayani dengan sistem jemput bola.

"Saya sudah perintahkan tadi segera dibuat aliran air bersih untuk kepentingan MCK. Dan juga hal penting lainnya yakni dokumen utamakan KTP dulu lah, Camat dan Lurah agar dimudahkan dulu untuk jemput bola mendata warga supaya membuat surat lain lancar termasuk BPJS untuk semua KK," tutur Deru.

Banyaknya jumlah rumah yang terdampak akibat kebakaran, Pemprov Sumsel mengusulkan kepada Kementerian Sosial untuk menyalurkan bantuan pendirian ulang rumah korban kebakaran.

"Karena ini di atas 50 rumah sehingga menjadi kewenangan Kemensos, bantuan yang disalurkan sekitar Rp15-Rp20 juta per KK. Akan kita kaji lagi kalau memang kalau itu belum cukup, Pemprov dan Pemkot akan ikut bantu," jelasnya.

Selain menjamin ketersediaan kebutuhan dasar, pelayanan pengurusan dokumen, dan bantuan dana sosial, Gubernur Sumsel melalui Dinas Sosial Provinsi memberikan bantuan langsung kepada para korban kebakaran berupa ratusan paket sandang, pangan dan perlengkapan rumah tangga, serta paket sekolah dan lansia.

Kepala Dinas Sosial Sumsel, Rosidin Hasan, mengatakan, selain ratusan paket yang diserahkan hari ini, (Kamis, 11/7/2018), ada bantuan 7 ton beras yang disalurkan besok, Jumat (12/7). Masing – masing KK akan mendapatkan 50 kilogram beras.

"Bantuan ini akan diberi selama 1 bulan, karena tak mungkin merecovery ini hanya satu atau dua minggu. Reguler yang kita sediakan 50 ton, tapi kita ada cadangan beras pemerintah sebanyak 100 ton setahun. Selain itu, ada 21 item lain seperti matras, selimut, dan kompor gas sebagian bsar dari BNPB, Dinsos dan Baznas," pungkasnya

Posting Komentar