INDRALAYA, MJ - Ratusan kepala desa (Kades) yang mengikuti studi banding ke Jawa Barat dilepas Bupati Ogan Ilir, Ilyas Pandji Alam di gedung Pendopoan Komplek Perkantoran Terpadu Tanjung Senai, Indralaya (Jumat, 26 Juli 2019). 
Ratusan kades tersebut berasal dari 9 kecamatan, yakni: yakni Tanjung Raja, Kandis, Rantau Panjang, Indralaya, Rambang Kuang, Pemulutan Barat, Rantau Alai, dan Payaraman.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Trisnopilhaq mengatakan, tujuan kegiatan Studi Tiru untuk mempelajari Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan tata kelola Adminitrasi Desa yang ada di kecamatan Cibodas kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat.
“Karena di desa tersebut mendapatkan predikat terbaik dalam pengelolaan Bumdes dan administrasinya secara nasional di tahun 2015 dan menjadi Desa Binaan dari Kementerian Desa oleh karena itu patut dicontoh oleh kades yang ada di OI ini,” katanya saat dibincangi usai acara tersebut.
"Tata kelola adminitrasi yang ada di OI ini masih belum cukup baik. Karena itu perlu untuk dilakukan studi tiru dalam meningkatkan perekonomian yang ada di desa, kalau bisa mendapatkan predikat nasional,” terangnya.
Dirinya juga berharap kepada seluruh kades dapat memahami dan mengaplikasikan ilmu yang didapat dari kegiatan ini.
“Saya berharap kepada kades yang mengikuti Studi Tiru ini, bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat di desanya agar perekonomian bisa maju dan berkembang,” harapnya.

Keberangkatan kades dari 9 kecamatan ini adalah rombongan kedua yang mengikuti Studi Banding atau Studi Tiru ke Jawa Barat. Sebagaimana yang diketahui, ratusan kepala desa dari 7 kecamatan lainnya, yakni: Sungai Pinang, Indralaya Utara, Indralaya Selatan, Muara Kuang, Pemulutan, Pemulutan Selatan dan Tanjung Batu sudah mengikuti kegiatan yang sama pekan sebelumnya.

Posting Komentar