Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 4, 2018

Sriwijaya FC Tantang Bali United di Semifinal

Gambar
PALEMBANG, MJ - Sriwijaya FC melaju ke semifinal Piala Presiden 2018 setelah menaklukkan Arema dengan skor meyakinkan 3-1 pada pertandingan perempatfinal di Stadion Manahan Solo, Minggu (4/2/2018). Gol Laskar Wong Kito dicetak Bio Paulin (67'), Abimanyu  (71') dan Beto (85'). Sementara dari kubu Arema, gol dicetak Nur Hardianto dari ititk penalti di menit ke-82. Hasil ini sekaligus memastikan Laskar Wong Kito bersua Bali United. Duel SFC kontra Arema berlangsung dengan tensi tinggi. Di babak pertama, kedua tim saling berbalas serangan. Bahkan hingga babak pertama berakhir, skor tidak berubah, tetap 0-0. Di awal babak kedua, SFC mengambil inisiatif serangan melalui para pemain sayap. Namun segala upaya yang dilakukan mampu digagalkan pemain belakang Arema. Arema mendapatkan peluang emas pada menit ke-61. Wasit menunjuk titik putih setelah bek Sriwijaya FC, Bio Paulin, melanggar Dedik Setiawan. Dedik mengambil sendiri tendangan 12 pas itu, dia gagal menaklukkan kiper Sri

Pujasuma Sumsel Kagumi Potensi DRA

Gambar
PALEMBANG - Paguyuban Keluarga Jawa Sumatera mendatangi Bakal Calon Gubernur Sumsel periode 2018-2023 Dodi Reza Alex (DRA), kedatangan tersebut untuk diskusi dan dialog seputar pencalonan DRA menuju Sumsel satu.   "Kami Pujasuma terus terang kagum dengan pak Dodi, beliau masih muda dan banyak pengalaman. Terlebih, kesuksesan beliau membangun Musi Banyuasin," ungkap Ketua Pujasuma Sumsel, Dr H Much Baryadi SE MM, Minggu (4/2) saat silaturahmi bersama Bakal Cagub Sumsel Dodi Reza Alex.   Dikatakan, di Sumsel ada sekitar 31 persen masyarakat keluar a h Jawa-Sumatera yang tergabung didalam Pujasuma. "Kami akan solid, Insya Allah pak Dodi yang terbaik untuk Sumsel ke depan nantinya," imbuhnya.   Sementara itu, Bakal Cagub Sumsel Dodi Reza Alex menuturkan dirinya bersama Pujasuma adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. "Pujasuma keluarga saya, apa yang terbaik bagi Pujasuma tentu yang terbaik juga untuk saya," ungkapnya.   Dodi menambahkan, dir

Madrid Diimbangi Levante

Gambar
Valencia, MJ - Real Madrid hanya mendapat satu poin dari lawatannya ke markas Levante. Sempat unggul dua kali, Madrid akhirnya harus puas dengan hasil akhir 2-2. Dalam pertandingan di Estadio Ciudad de Valencia, Minggu (4/2/2018) dini hari WIB, Madrid unggul lebih dulu lewat tandukan Sergio Ramos. Namun Levante membalas jelang turun minum melalui sepakan Emmanuel Boateng. Di paruh kedua, Isco mengembalikan keungggulan Madrid. Tapi kemenangan Madrid buyar setelah Giampaolo Pazzini mencetak gol untuk Levante di menit ke-89. Hanya dapat tambahan satu poin, Madrid tak beranjak dari posisi empat klasemen dengan 39 poin dari 21 pertandingan. Sementara Levante menempati peringkat ke-17 dengan 20 poin. Jalannya Pertandingan Menghadapi Levante, Madrid bertekad meneruskan momentum usai memetik dua kemenangan beruntun. mengambil inisiatif menyerang, Madrid mendapat peluang untuk mencetak gol lebih dulu di menit ke-11. Namun tendangan Marcelo hanya menghasilkan sepak pojok.

OTT Bupati Nyono, KPK Segel Ruang Kerja Kadinkes Jombang

Gambar
JOMBANG, MJ - Penyidik KPK menyegel ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Dokter Inna Sulistyowati. Penyegelan ini diduga terkait OTT Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. Pantauan di lokasi, di Jalan Wahid Hasyim No 131, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (4/2/2018), segel KPK terpasang di pintu ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Inna sendiri diketahui berstatus sebagai pelaksana tugas (Plt) di jabatan tersebut. Suasana di kantor Dinas Kesehatan juga nampak sepi. Hanya beberapa anggota Satpol PP nampak berjaga di lokasi. Salah seorang petugas keamanan mengatakan penyegelan dilakukan oleh penyidik KPK yang berjumlah 5 orang. Menurut dia, saat tiba sekitar pukul 21.00 WIB, penyidik dari lembaga antirasuah tersebut menunjukkan surat tugasnya. "Petugas langsung melakukan penyegelan kantor. Tidak tahu pasti hal itu soal apa," kata anggota Satpol PP berinisial NN kepada wartawan di lokasi. Tak hanya itu, lanjut NN, penyidik KPK j

KPK OTT Bupati Jombang

Gambar
Jakarta - KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). kali ini OTT dilakukan terhadap Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko. KPK menduga ada penerimaan sejumlah uang oleh Nyono. "Ada dugaan penerimaan sejumlah uang," ujar Febri kepada wartawan, Sabtu (3/2/2018). Namun, Febri belum merinci berapa jumlah uang yang diduga diterima oleh Nyono dan terkait apa. Febri juga mengatakan saat ini Nyono sedang diperiksa penyidik KPK. "Nanti maksimal dalam waktu 24 jam akan diinformasikan statusnya," ucap Febri. Nyono tiba di Kantor KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta, sekitar pukul 21.15 WIB. Ia langsung diarahkan penyidik KPK ke lantai 2 gedung KPK. Nyono yang menggunakan sweater biru tua sempat berkata ini bukan penangkapan. "Ini bukan penangkapan," ujar Nyono saat tiba di gedung KPK. Selain Nyono, ada seorang pria memakai baju coklat yang juga diarahkan masuk. Dia tampak membawa ransel hitam. sumber: detik