Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Panwaslu Prabumulih Buka Pendaftaran Pengawas TPS

Gambar
PRABUMULIH, MJ - Mulai Senin (21-27 Mei 2018), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Prabumulih resmi membuka pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk wilayah Kota Prabumulih. PTPS nantinya akan bekerja mengawasi jalannya pemungutan suara di TPS pada pelaksanaan Pemilukada Serentak Sumsel 2018. Proses pencarian pemimpin yang bermartabat melalui pesta demokrasi sekali lima tahun itu, Panwaslu nantinya akan menugaskan satu orang petugas PTPS mengawasi satu TPS. “Masing-masing TPS akan ditugaskan satu orang pengawas pada pelaksanaan Pilkada Sumsel 2018 nanti,” ujar Ketua Panwaslu Kota Prabumulih Herman Juladi SH didampingi Komisione Panwaslu Kota Prabumulih Iin Susanti SPdI, M.Si kepada matajurnalis.com siang tadi, Senin (21/05/2018) Dikatakan, untuk pendaftaran pengawas TPS dibuka di seluruh sekretariat atau kantor Panwaslu Kecamatan. Perekrutan pengawas TPS dilakukan untuk memastikan pemungutan dan penghitungan suara berjalan sesuai peraturan dan pedo

Walikota Prabumulih Gelar Pelantikan 68 Pejabat Esselon

Gambar
PRABUMULIH, MJ – Penjabat (Pj) Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi AP MSi melantik sebanyak 68 pejabat struktural Eselon II, III dan IV dilingkup Pemerintah Kota Prabumulih di gedung Kesenenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Rabu  (16/5/2018). 68 orang pejabat terdiri dari pejabat Eselon II sebanyak 14 orang, Eselon III sebanyak 33 orang dan pejabat  Eselon IV sebayak 21 orang. Pj Wako Richard Cahyadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa rotasi yang dilakukan Pemerintah Kota Prabumulih merupakan suatu penyegaran dalam rangka efektivitas kerja dalam melayani masyarakat dengan menempatkan orang -orang yang dianggap mampu sesuai bidangnya masing -masing. "Namun kedepannya akan terus dievaluasi, apakah kelihatan hasilnya dalam kinerja", ujar Richard. Ditambahkannya, poin penting pelantikan ini adalah sebagai wahana perbaikan sistem proses administrasi agar lebih tertata dan terarah lagi. "Selama ini banyak surat yang masuk tidak tahu ar

Gubernur Sumsel Lantik Richard Cahyadi Penjabat Walikota Prabumulih

Gambar
PALEMBANG, MJ - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin resmi melantik Richard Cahyadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel sebagai Penjabat Walikota Prabumulih.  Pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Griya Agung Palembang, Minggu (13/05/2018). Richard Cahyadi sebelumnya juga sudah ditunjuk sebagai Penjabat Sementara (PJS) Walikota Prabumulih menggantikan jabatan Walikota Prabumulih Ir, H Ridho Yahya. MM periode 2013-2018 yang sudah berakhir. Jabatan yang diemban Richard cahyadi akan berakhir seiring dengan terpilihnya Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih baru hasil Pilkada serentak bulan Juni mendatang. Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan kota Prabumulih merupakan penunjang ibu kota Sumsel Kota Palembang. Menurutnya, apa yang terjadi di Palembang mempengaruhi situasi di Prabumulih begitu juga sebaliknya, untuk itu peran kota ini sangat penting. Gubernur mengharapkan kepada Penjabat Walikota

Pjs Walikota Desak Menteri PUPR Prioritaskan Proyek Normalisasi Kelekar

Gambar
JAKARTA, MJ - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprioritaskan proyek normalisasi Sungai Kelekar Prabumulih dianggarkan tahun ini. Kepastian ini diperoleh saat Pjs Walikota Prabumulih H Richard Chahyadi AP MSi saat bertemu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta Kamis 3 Mei 2018. Pada kesempatan itu Pjs Walikota Prabumulih didampingi tokoh Sumsel.di Jakarta Dr Agung Sampurna SE MSi; Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo; serta Kepala Bappeda Kota Prabumulih Elman. Richard Chahyadi menjelaskan bahwa normalisasi Sungai Kelekar sangat mendesak dilakukan mengingat potensi banjir di sepanjang Sungai Kelekar sangat besar. "Maka itu kita usulkan kepada bapak menteri PUPR agar pekerjaan normalisasi ini dapat terlaksana tahun ini," ujar Richard. Dengan normalisasi Sungai Kelekar tahun ini diharapkan masyarakat Kota Prabumulih. terutama yang bermukim di sepanjang Sungai Kelekar terkena luapan air Sungai Kelekar. Tokoh masyar