Postingan

Menampilkan postingan dari November 21, 2017

Hampir Punah, Pemkab OKU Sebar Puluhan Ribu Bibit Ikan ke Sungai

Gambar
BATURAJA-Ekosistem ikan di Sungai Ogan, Kabupaten OKU mulai sedikit dan mulai punah. Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) OKU menyebar 45 ribu bibit ikan. Terdiri dari benih ikan baung, gurami dan nila. Ribuah benih ikan tersebut disebar oleh Bupati OKU serta unsur FKPD pada peringatan hari ikan nasional (harkannas) ke-4, Selasa (21/11). "Benih ikan yang disebar tersebut diantaranya, bantuan dari beberapa perusahaan," kata Kepala Dinas Perikanan OKU, Ir Tri Aprianingsih saat acara Harkannas di gedung SKB Baturaja, Selasa (21/11). Diharapkan, lanjut Tri Aprianingsih adanya penyebaran benih ikan tersebut bisa mestarikan ikan. Terutama di Sungai Ogan. "Dimana jumlahnya semakin sedikit," imbuhnya. Kabupaten OKU sendiri imbuhnya memiliki potensi ikan yang sangat besar. Namun,  perlu dioptimalkan dan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan. "Kami juga membagikan benih ikan lele kepada kelompok wanita yang ada di OKU," ungkapn

Tingkatkan PAD, Pemkab OKU Wacanakan Pemutihan IMB

Gambar
BATURAJA, MJ - Perintah Daerah (Pemda) OKU bakal melakukan pemutihan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Rencananya, program tersebut bakal dilakukan 2018 mendatang. "Sesuai intruksi pak Bupati. Tujuannya meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor IMB," kata Kepala Dinas PMPT Satu Pintu OKU, Gunawan Somad, Selasa (21/11). Sebab, menurutnya saat ini masih banyak bangunan di OKU belum memiliki IMB. Terutama bangunan baik rumah dan lainnya yang berada di luar Kota Baturaja. "Kalau dalam kota sudah banyak yang ber IMB. Termasuk perusahaan maupun ruko (rumah pertokoan). Mungkin, ini lantaran ketidak tahuan masyarakat di daerah," ucapnya. Terlebih, banyaknya bangunan belum miliki IMB, PAD OKU dari sektor tersebut bakal tak capai target. Sebab, saat ini dari target Rp1 miliar realisasinya baru mencapai sekitar 30 persen. "Apalagi saat ini HO (Hinder Ordonantie atau izin gangguan) sudah tidak ada lagi. Kalau tahun lalu lampau target.

KPU Prabumulih Segera Launching Tahapan Pilkada 2018

Gambar
PRABUMULIH, MJ - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih akan melaunching secara resmi dimulainya tahapan pelaksanaan pemilihan Walikota (Pilwako) Prabumulih 2018. Total ada 1400 undangan yang disebarkan untuk mengikuti kegiatan ini mulai dari Pelajar, Ormas, Komunitas hingga lembaga Negara. Tujuannya sendiri ialah untuk menyampaikan kepada publik dimulainya tahapan pilkada serentak 2018. Pada prosesnya nanti tahapan pilkada akan meliputi persiapan, pelaksanaan tahapan hingga hari pemungutan suara.  “Iya kami akan melaunching tahapan pilwako 2018 pada 23 November 2017 besok. Mudah-mudahan prosesnya dapat berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan" ujar Sekretaris KPUD Kota Prabumulih H Dinerson, SH, MH saat disambangi posmetroprabu.com (Media Group Mata Jurnalis-red) di ruang kerjanya Selasa (21/11/2017). Pada launching tahapan pilkada nanti kata Dinerson, pihaknya juga turut memperkenalkan maskot resmi Pilkada Kota Prabumulih 2018. Maskot Pilwako Prabumulih in

Final, KI Coret Lima Kategori

Gambar
PALEMBANG, MJ - Puncak acara pemeringkatan dan penganugrahan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2017 digelar pada 6 Desember 2017 di Griya Agung Palembang, diundur dari rencana awal 15 Nopember karena bertepatan dengan Rakornas Komisi Informasi (KI). Terkait anugrah itu, KI Sumsel telah final membuat delapan kategori, sedangkan lima kategori lainnya dicoret alias dibatalkan.  “Iya, sudah final dari 13 kategori menjadi 8 kategori. Ada lima kategori yang dilikuidasi (dicoret). Alasannya ada bebeberapa hal, antara lain karena Badan Publik tersebut tidak mengembalikan berkas kuesioner yang dikirim tim panitia Komisi Informasi, ada pula Badan Publik sudah mengembalikan tapi tidak ada lawannya,” ujar Komisioner Komisi Informasi Prov. Sumsel, H Agus Srimudin SPdI MIKom, yang juga Ketua Panitia, kepada pers kemarin.  Menurut dia, kategori yang dilikuidasi (dicoret) ialah kategori BUMD, BUMN, Partai Politik, Ormas, dan Perguruan Tinggi. Namun,