Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 30, 2017

Edi Rianto Siap Tambah Fisilitas Olah Raga Hockey Sumsel

Gambar
PALEMBANG, MJ - Belasan Tim Hoki di Sumatera Selatan ambil bagian dalam Invitasi Hoki antar Pelajar, Mahasiswa dan Klub yang berlangsung di Lapangan Futsal Komplek Pertamina, Plaju , Palembang, Sabtu (28/10/2017). Kejuaraan memperebutkan Piala Rektor UIN Raden Fatah ini diselenggarakan UKMK Hockey UIN Raden Fatah Palembang. Ketua UKMK Hockey UIN Raden Fatah Palembang, Andri menjelaskan, pertandingan dibagi dalam dua kategori yakni putra dan putri. "Ini program tahunan kami, alhamdulillah pesertanya antusias," katanya. Sementara itu, Ketua Federasi Hockey Indonesia (FHI)  Sumsel, Edy Rianto yang membuka acara mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi mahasiswa dalam rangka membantu memasyatakatkan hoki di kalangan pelajar dan mahasiswa. Edy juga memberikan kabar gembira kepada pecinta hoki di Sumsel dengan menjanjikan tambahan fasilitas. "Tahun depan leguard kita tambah empat. Mudah-mudahan tambah semangat

Cukai Naik, Gappri Minta Pemerintah Lebih Tegas Berantas Rokok Ilegal

Gambar
JAKARTA, MJ -  Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 146/PMK.010/2017 tentang kenaikan cukai rokok sebesar 10,04% pada yang akan berlaku mulai 1 Januari 2018.  Dalam PMK tersebut, pemerintah juga mulai menyederhanakan layer dari 12 layer menjadi 10 layer sampai 2021. Ketua Perkumpulan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) Ismanu Soemiran mengatakan, kenaikan cukai rokok sebesar 10,04% tentu memberatkan. Di tengah situasi persaingan ekonomi yang berat saat ini, industri kretek membutuhkan relaksasi dan recovery. "Meski demikian, Gappri siap menerima dan mengamankan PMK. Sebab, Gappri juga memahami kesulitan pemerintah dan Gappri terus mendukung program kerja kepemimpinan Presiden Jokowi-JK," kata Ismanu, dalam keterangan pers, di Jakarta, Senin (30/10).  Sementara, terkait simplifikasi (pengurangan) layer, Ismanu berharap agar pemerintah tetap memperhatikan ragam kemampuan industri dan ragam jenis