PRABUMULIH, MJ – Guna mencegah peredaran narkoba di tingkatan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser), puluhan anggota Banser menjalani tes urin. 

Pelaksanaan tes urin merupakan kerja sama antara Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kota Prabumulih dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Prabumulih.

Ketua PCNU kota Prabumulih, Miftahudin SAg MHi mengatakan sebagai anggota ormas keagamaan, anggota Banser Prabumulih harus bebas dari praktek penyalahgunaan narkoba. 

“Anggota Banser harus memiliki badan yang sehat dan kuat serta pikiran yang jernih. Ketika sudah menjadi pengguna narkoba, secara otomatis badan dan pikirannya sudah terganggu. Makanya kami melakukan tes urin sebagai bentuk pencegahan,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Prabumulih Timur ini.

Miftahuddin menjelaskan anggota banser yang mengikuti tes urin sebanyak 20 orang. Hasil dari tes yang dilakukan, seluruh anggota tidak ada yang menggunakan narkoba. “Hasilnya seluruh anggota negatif narkoba,” katanya.

Menurut Miftahuddin, apabila ada anggota yang kedapatan menggunakan narkoba, yang bersangkutan akan diberikan sanksi tegas dari organisasi. “Tentu ada sanksi tegas. Bisa dipecat dari keanggotaan,” tuturnya.

Dibentuknya Banser, sambung Miftahuddin bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan generasi muda yang islami, cerdas, tangguh serta berakhlak mulia. 

“Artinya harus menjadi contoh bagi generasi muda. Apa jadinya jika seseorang yang harusnya jadi panutan malah terjerumus ke dalam lembah kelam,” pungkasnya. (yud)

Posting Komentar